Viral! Nyanyian Akun Twitter Partai Socmed Terkait Pemerasan dan Gratifikasi Ketua KPK Firli Bahuri
JAKARTA, REQnews - Sebuah thread dari akun Twitter @PartaiSocmed viral hingga dipublikasikan di akun TikTok @aqilazhaf5. Pada thread yang diberikan judul ‘ Mengungkap Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Ketua KPK Firli Bahuri’ terlihat jelas kronologi pertemuan antara Firli dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Dalam postingan ini tertulis jika sebenarnya Mentan SYL dan Ketua KPK Firli Bahuri sudah pernah bertemu di bulan Juni tahun 2022. Menurut akun @PartaiSocmed ini, awal pertemuan antar keduanya diduga berawal dari pesan dari Irwan yang notabene adalah perwira kepolisian.
“Pada bulan Juni 2022 Mentan Syahrul Yasin Limpo mendapat pesan dari Irwan yg diberi bocoran informasi dari Firli tentang penyelidikan KPK di Kementerian Pertanian. Selanjutnya Irwan mengatur pertemuan antara SYL dan Firli,” tulis akun tersebut.
“Siapakah Irwan yg diberi pesan oleh Firli dan bisa mengatur pertemuan antara Mentan dan Ketua KPK itu? Banyak pihak menyorot nama Kombes Polisi Irwan Anwar yg merupakan suami dari Andi Teri Natassa yg tak lain dan tak bukan adlh keponakan dari Mentan Syahrul Yasin Limpo himself,” tambah cuitan tersebut.
Dalam thread itu juga dijelaskan jika Firli meminta sejumlah dana kepada SYL. Dana tersebut diserahkan oleh Irwan untuk diberikan kepada Firli.
“Disitu SYL menyampaikan bahwa akan dilakukan pertemuan dgn Firli malam itu. Dia sampaikan juga bahwa ada permintaan dari Firli untuk memberikan sejumlah dana (50 M) namun SYL hanya menyanggupi 1 M dalam bentuk dollar Singapore,” cuit akun tersebut.
Maka menurut akun tersebut, terjadilah pertemuan antara SYL dan Firli pada Desember 2022 di GOR lapangan bulu tangkis.
Sebuah thread ini diduga muncul karena sebelumnya ramai foto yang memperlihatkan Firli dan SYL sedang berbincang-bincang sambil duduk. Di dalam foto, terlihat Firli mengenakan kaus olahraga sementara SYL menggunakan bawahan jeans.
Melihat hal ini, Firli membantah dan mengakui jika dirinya tidak pernah melakukan pemerasan terhadap SYL.
"Apalagi kalau seandainya ada isu bahwa menerima sesuatu sejumlah 1 miliar dollar (Singapura), itu saya baca ya. Saya pastikan itu tidak ada, bawanya itu 1 miliar dollar (itu) banyak loh. Kedua, siapa yang mau ngasih 1 miliar dollar?" kata Firli.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.