PM Benjamin Netanyahu tak Dipercaya Rakyat dan Tentara Israel
Tel Aviv, REQNews.com -- Mantan PM Israel Ehud Barak mengatakan PM Benjamin Netanyahu tidak memiliki kepercayaan rakyat dan militer menyusul serangan kejutan Hamas pekan lalu.
"Netanyahu tak punya kepercayaan rakyat, keluarga mereka yang terbantai dalam serangan Hamas, atau dari komandan pasukan dan tentara di lapangan," kata Barak dalam wawancara dengan France24.
Lebih 1.400 warga Israel tewas, sebagian besar sipil, dalam serangan mendadak Hamas. Setidaknya 2.670 warga Palestina terbunuh -- sebagian besar juga warga sipil -- akibat pemboman balasan Israel ke Jalur Gaza.
Kini, Israel tidak punya pilihan selain melancarkan serangan darat ke Gaza untuk mengalahkan Hamas. Namun, masih menurut Barak, invasi ke Gaza akan memakan waktu sekian pekan atau mungkin beberapa bulan.
"Saya menyarankan kendali atas Gaza, setelah invasi darat yang memakan waktu lama, dikembalikan ke Otoritas Palestina," katanya.
Barak menggambarkan serangan Hamas 7 Oktober sebagai kegagalan terbesar negara Israel dalam sejarah. Israel gagal mencegah serangan dan terlambat mengirim pasukan untuk melindungi warganya.
"Namun saya terhibur dengan penunjukan Benny Gantz dan Gadi Eienkot, perwira senior dalam kabinet perang Israel," kata Barak. "Keduanya berpenglaman dan koherensi dalam pengambilan keputusan."
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.