Gerakan Anti-Semitisme Meningkat di Jerman, Bendera Israel Dibakar
JERMAN, REQNews – Jerman menjadi salah satu negara yang membela Israel, namun tidak dengan warganya, sejumlah warga negara Jerman justru membenci negara Yahudi itu.
Gerakan anti Israel pun terjadi di sejumlah kota, bendera negara zionis itu dibakar dan dirobohkan oleh warga Jerman.
Media local di Jerman melaporkan hal tersebut mengutip keterangan polisi dan pejabat berwenang.
Diketahui, Jerman yang membela Israel banyak memasang bendera benera spanduk-spanduk terkait Israel yang digantung di luar balai kota dan gedung-gedung publik lainnya sebagai bentuk solidaritas terhadap negara Yahudi.
Di negara bagian North Rhine-Westphalia dan Baden-Wurttemberg saja, bendera dirusak setidaknya di 12 kota, menurut program berita Tagesschau.
Pada Senin malam, seorang pria menurunkan bendera Israel yang dikibarkan di sebuah tiang di luar balai kota di Aachen dan membakarnya.
Di Witten, bendera diturunkan dua kali, terakhir pada Jumat malam, sementara bendera yang dikibarkan di luar gereja Protestan di Bad Saeckingen dilempari telur.
Polisi mengatakan kepada surat kabar Bild bahwa seorang pria mabuk berusia 50-an berusaha merobohkan bendera di kota Pirna (Saxony), namun dihentikan oleh petugas.
Simbol nasional Israel diturunkan, dicuri atau dihancurkan antara lain di Mainz (Rhineland-Pfalz), Erfurt (Thuringia), Stralsund (Mecklenburg-Western Pomerania), dan Stade (Lower Saxony).
“Saya mengutuk keras serangan terhadap balai kota kami dan berharap polisi akan menyelidiki [insiden tersebut],” kata Walikota Stade Soenke Hartlef.
Dia menambahkan bahwa kota tersebut akan “terus menunjukkan solidaritas kami dengan Israel dan membiarkan bendera berkibar di balai kota bersejarah meskipun dan justru karena serangan ini.”
Dalam beberapa kasus, petugas berhasil mengidentifikasi pelakunya.
Mencuri dan menodai bendera nasional merupakan tindak pidana di Jerman, yang dapat dihukum hingga tiga tahun penjara.
Selain tindakan terhadap bendera Israel, polisi mengatakan pada hari Rabu bahwa swastika dan kata-kata “Bunuh Orang Yahudi” ditulis di pecahan Tembok Berlin.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.