REQNews.com

Singgung Peristiwa 2019, Kapolri Minta Jajaran Antisipasi Aksi Terorisme di Pemilu 2024

News

Wednesday, 18 October 2023 - 11:31

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Silang Monas, Jakarta Pusat (Foto: Hastina/REQnews)Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Silang Monas, Jakarta Pusat (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajarannya untuk mewaspadai dan mengantisipasi aksi terorisme yang mungkin terjadi selama pelaksanaan Pemilu 2024. 

Hal tersebut disampaikan Sigit saat memimpin Apel Gelar Pasukan sekaligus membuka rangkaian Operasi Mantab Brata 2023-2024, di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa 17 Oktober 2023. 

Sigit dalam amanatnya menyinggung adanya aksi terorisme yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 lalu. Ia pun meminta agar antisipasi serangan teror menjadi fokus utama pengamanan Pemilu. 

"Terorisme harus menjadi perhatian serius. Pada penyelenggaraan Pemilu 2019 terdapat 6 aksi serangan teror dan ini tidak boleh terjadi di Pemilu 2024," kata Sigit dalam amanatnya pada Selasa 17 Oktober 2023. 

Lebih lanjut, Sigit juga meminta agar seluruh jajaran waspada terkait eskalasi serangan yang mungkin meningkat ketika perang terjadi antara Palestina dan Israel. 

Mantan kabareskrim Polri itu juga menugaskan jajarannya untuk melakukan langkah preventif dalam penangkapan pelaku teror. 

"Saat ini perang antara Hamas dengan Militer Israel sedang bereskalasi, di mana hal ini dapat berdampak terhadap situasi di Indonesia," kata dia. 

"Optimalkan preventive strike agar pelaku teror berhasil ditangkap sebelum melancarkan aksinya, sehingga kita bisa memastikan tidak ada letupan sekecil apapun pada Pemilu 2024," lanjutnya. 

Lebih lanjut, Sigit meminta agar seluruh satuan di tingkat wilayah melakukan pemetaan potensi konflik di tempatnya masing-masing. 

"Pastikan penggunaan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai SOP dengan memegang teguh asas proporsionalitas, legalitas, akuntabilitas serta nesesitas," ujarnya. 

Diketahui, Polri menggelar Operasi Mantap Brata 2023-2024 untuk mengamankan proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran sebagai Kepala Operasi (KaOps). 

Operasi terpusat tersebut dilaksanakan selama 222 hari mulai dari tahap pendaftaran Capres-Cawapres hingga pengucapan sumpah oleh pasangan Presiden terpilih dari Pemilu 2024. 

Operasi Mantap Brata akan digelar sebelas satuan kerja di tingkat Mabes Polri mulai dari jajaran Bareskrim, Baintelkam, Baharkam, Korbrimob, Slog, Divisi Humas, TIK, Propam, Hubinter, Srena, hingga Irwasum. 

Sebanyak 11 satuan kerja tersebut kemudian bakal ditempatkan dalam 9 Satuan Tugas (Satgas) yang berbeda. Satgas itu meliputi Pengamanan Capres serta Cawapres, Preemtif, Preventif, Penindakan, Gakkum, Antiteror, Pengaman TPS Luar Negeri, Humas, dan Banops.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.