Durhaka ! Anak di Sumut Paksa Ibu yang Sehat Masuk RS Jiwa, Demi Harta Warisan
SUMUT, REQNews - Seorang anak tega memborgol dan membawa ibu kandung ke rumah sakit jiwa di Medan padahal sang ibu sehat.
Beruntung seorang sanak keluarga mengetahui kejadian tersebut, lantas menjemputnya kembali.
Tak terima atas kelakuan anaknya, sang ibu l NHS (62) warga Desa Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara melaporkan anaknya ke polisi.
Demi meloloskan keinginannya AT bahkan membayar tiga orang preman untuk menculik ibunya.
Polisi yang menerima laporan korban kemudian menangkap pelaku dan telah menetapkannya sebagai tersangka.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasatreskrim Polres Labusel Iptu Amlan mengatakan, tersangka berinisial APT (28) anak bungsu dari korban sekaligus pelapor NHS (62).
"Korban ini merasa mentalnya sehat dan tidak gangguan jiwa. Dia tidak terima dibawa anaknya ke rumah sakit jiwa," ujarnya, Selasa 24 Oktober 2023.
Kejadian ini terjadi pada Kamis, 16 Februari 2023, sekitar pukul 22.00 WIB di Perkebunan Teluk Panji Dusun VI, Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.
Pada malam itu, NS duduk di depan rumahnya ketika tiba-tiba tiga orang muncul dari sebuah mobil Toyota Innova dan memaksanya untuk masuk ke dalam mobil dengan cara paksa.
Meskipun korban berteriak dan mencoba melawan, anaknya, AT, datang dan membekap mulut ibunya menggunakan sebuah kemeja. Selanjutnya, korban dibawa ke RSJ Prof. Ildrem di Kota Medan.
Beruntung akhirnya sanak keluarga mengetahui dan keesokan harinya, datang menjemputnya di rumah sakit.
Motif diduga bermula saat korban ingin menjual harta warisan sepeninggalan suaminya. Namun pelaku tak terima harta ayahnya dijual sehingga terjadi tindakan kekerasan dengan memborgol tangan dan membawa korban ke RSJ.
Sepanjang perjalanan, korban berontak lantaran tidak bersedia dibawa ke RSJ. Akibatnya, pergelangan tangan korban terluka karena diborgol.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.