REQNews.com

Ngeri! Penembakan Massal di AS Terjadi Lagi, Jumlah Korbannya Segini

News

Friday, 27 October 2023 - 09:00

Ilustrasi Penembakan (Foto: Istimewa)Ilustrasi Penembakan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Penembakan massal telah menyebabkan korban jiwa di Amerika Serikat (AS). Pelakunya adalah seorang anggota cadangan angkatan darat Amerika Serikat (AS). Melansir dari AFP dan CNN, pelaku penembakan itu merupakan instruktur senjata api bersertifikat dan anggota cadangan angkatan darat AS. Pria ini bernama Robert Card dan berusia 40 tahun. 

Robert Card menembak secara membabi buta dan menewaskan 22 orang. Sementara 60 orang lainnya terluka karena perbuatannya. Hal ini sudah dipastikan oleh anggota Dewan Kota Robert McCarthy. 

"Pemahaman saya adalah bahwa mereka memiliki identifikasi tentatif...penembak di arena bowling, dipastikan 22 orang tewas, banyak lagi yang terluka," kata McCarthy, dikutip kantor berita AFP, Kamis 26 Oktober 2023. 

Kejadian ini terjadi para Rabu 25 Oktober sehingga mengakibatkan seisi Kota Lewiston, Negara Bagian Maine, AS menjadi heboh dari arena permainan bowling Sparetime Recreation, restoran, dan kafe Schemengees Bar & Grille. 

Kepolisian tiba di lokasi pada pukul 19.15 waktu setempat, dan pukul 20.15 waktu setempat, penembakan lain dilaporkan terjadi di pusat distribusi Walmart setempat. 

Sementara itu pelaku masih belum ditangkap aparat setempat setelah membunuh banyak orang. Untungnya, wujud Robert Card masih sempat terekam kamera. Terlihat pria itu mengenakan atasan berwarna coklat, celana biru dan sepatu coklat, dan polisi meminta siapa pun yang memiliki informasi identitasnya untuk segera menghubungi mereka.

Mereka juga mengemukakan gambar mobil SUV berwarna putih dan meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi kendaraan tersebut. Lalu bumpermnya kemungkinan berwarna hitam. 

 

 

 

 

 

 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.