Baru Dilantik Jadi KSAD, Jenderal Agus Subiyanto Digadang Jadi Panglima TNI
JAKARTA, REQNews - Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Agus Subiyanto digadang menjadi Panglima TNI baru yang akan menggantikan Laksamana Yudo Margono.
Diketahui, Agus Subiyanto baru saja dilantik Presiden Jokowi menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman pada 25 Oktober 2023.
Pengamat militer Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas mengatakan, meskipun baru saja dilantik menjadi Kasad, Jenderal TNI Agus Subiyanto berpeluang besar menjadi Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono yang akan memasuki masa pensiun pada awal Desember 2023 nanti.
Agus Subiyanto dikenal dekat dengan Jokowi, pada saat Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo atau Surakarta, Agus Subiyanto adalah Komandan Distrik Militer 0735/Surakarta.
Faktor kedekatan ini yang membuat Letjen Agus Subiyanto dinilai berpotensi kuat menjadi Panglima TNI ke depan menggantikan Laksamana Yudo Margono.
“Kans Agus diajukan sebagai calon Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono menjadi besar,” kata Kepala CIDE Anton Aliabbas dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Senin, 30 Oktober 2023.
Anton mengakui bahwa ada nama lain yang berpeluang diajukan menjadi panglima TNI, yakni Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali.
Agus dan Ali punya waktu menjelang pensiun yang lebih panjang ketimbang Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo.
Agus akan pensiun pada Agustus 2025, Ali pada April 2025, sedangkan Fadjar pada April 2024.
"Jika berkaca pada pengalaman Jokowi menunjuk pos strategis, menjatuhkan pilihan kepada Agus menjadi terbuka lebar. Walaupun jika merujuk pada visi poros maritim dunia, tentu saja semestinya Ali memiliki peluang yang lebih,” kata Abbas.
Akan tetapi, menurut Anton, Jokowi dalam sembilan tahun terakhir seringkali menunjukkan anomali dalam penentuan pos strategis.
Walaupun demikian, faktor kedekatan dengan Jokowi agaknya dapat menjadi salah satu poin plus bagi Agus untuk menjadi seorang panglima TNI.
Berkaca dari pengalaman, pejabat TNI dan Polri yang bertugas di Solo saat Jokowi menjadi wali kota kerap kali mendapatkan posisi strategis.
Sebut saja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang pernah menjadi Kapolres Solo dan mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto yang pernah menjabat sebagai Komandan Pangkalan Udara Adi Soemarmo.
Setelah Jokowi menjadi presiden, Agus pun sempat ditugaskan ke beberapa posisi yang dekat dengan Jokowi, yakni Komandan Resor Militer 061/Suryakencana Bogor dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden.
"Dengan kata lain, penugasan tersebut menunjukkan level kepercayaan Jokowi pada Agus terbangun kuat,” ujar Anton.
Di samping itu, Anton juga memandang Agus sebagai perwira yang punya pengalaman komplet. Jebolan abituren Akademi Militer 1991 itu, antara lain, pernah bertugas di satuan Komando Pasukan Khusus dan Komando Cadangan Strategis TNI AD.
"Di lingkungan teritorial, Agus juga tercatat pernah menjabat Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako Palu dan Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi. Saat menjabat Danrem, Agus ikut berjibaku dalam penanganan bencana likuifaksi di Palu,” kata Anton.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.