Nah Loh! Palestina Adukan Ancaman Bom Nuklir Israel ke IAEA
JAKARTA, REQnews - Ancaman nuklir Israel tampaknya membuat Palestina langsung bereaksi. Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki menegaskan keberatan kepada Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA).
Berdasarkan kantor berita Wafa, al-Maliki mengirimkan surat resmi kepada Direktur Jenderal IAEA, Rafael Mariano Grossi pada Rabu 8 November 2023.
Ia menegaskan jika ancaman tersebut perlu untuk ditindaklanjuti dengan adanya pengakuan resmi bahwa Israel memiliki senjata nuklir dan senjata pemusnah massal.
Al-Maliki juga menegaskan jika Israel telah mengembangkan senjata nuklir secara ilegal, menolak bergabung dengan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, dan menolak tunduk pada sistem pemantauam atau perlindungan apa pun.
"[Al-Maliki] menekankan bahwa Israel kini berupaya untuk memicu konflik dan memperdalam pendudukannya melalui ancaman penggunaan senjata nuklir terhadap rakyat Palestina di Gaza," kata laporan Wafa.
Maka desakan kepada IAEA yaitu untuk menindaklanjuti ancaman nuklir Israel tersebut. Ia juga mengingatkan jika ancaman penggunaan senjata nuklir terhadap satu negara adalah ancaman bagi semua negara di dunia.
Sebelumnya Menteri Warisan Israel Amihai Eliyahu mengatakan kepada radio Israel bahwa Tel Aviv bisa saja menjatuhkan "bom nuklir" di Gaza, dalam agresi yang pecah 7 Oktober lalu ini.
Pernyataan Eliyahu pun dihujani kecaman dari negara Arab. Liga Arab dalam pernyataan resminya menyebut komentar sang menteri "tidak hanya mengakui bahwa mereka (Israel) memiliki senjata nuklir, tapi juga menegaskan realitas pandangan rasis yang menjijikkan terhadap rakyat Palestina."
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.