REQNews.com

Polda DIY Usut Akun Twitter yang Unggah Dugaan Pelecehan Maba oleh Anggota BEM UNY

News

Sunday, 12 November 2023 - 07:00

Ilustrasi oknum pelecehan seksual (Foto: Istimewa)Ilustrasi oknum pelecehan seksual (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengusut akun media sosial pengunggah pengakuan mahasiswa baru Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh salah seorang pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA. 

Polisi perlu mengetahui kebenaran informasi tersebut. 

"Penyelidikan terhadap akun tersebut untuk mengetahui apakah benar atau tidak informasi yang diunggah tentang adanya korban pelecehan. Apabila ada, maka akan dilakukan pemeriksaan atau penyidikan terhadap korban tersebut," kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi, Sabtu 11 November 2023. 

Terpisah, Dekan FMIPA UNY Dadan Rosana menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan kepolisian menyangkut permasalahan ini. Ia menyebut Polda mulai melacak akun media sosial pengunggah pengakuan korban.

Dadan menyebut polisi turun tangan lantaran kampus tak mendapat laporan langsung dari pihak yang merasa menjadi korban. Sementara di sisi lain, akun media sosial pengunggah aduan mahasiswa kena pelecehan seksual itu juga tidak jelas siapa pemiliknya.

"Kami percaya sama Polda," kata Dadan, Sabtu 11 November 2023.

Dadan menyerahkan urusan ini kepada Polda bukan karena kampus tak mempercayai apa yang disampaikan melalui akun tersebut. Pihaknya cuma ingin semuanya menjadi terang benderang, sehingga UNY juga bisa mengambil tindak lanjut.

"Di satu sisi kami takut kalau ada korban dan kami tidak akan menutup-tutupi, kalau memang betul ada korban kami sangat senang kalau itu bisa dilaporkan," ucapnya.

Dadan menegaskan kampus tidak akan berdiri di sisi pelaku apabila kasus pelecehan seksual ini bukan cuma sebatas dugaan. UNY untuk sekarang ini melihat kedudukan antara korban dan terduga pelapor masih seimbang.

Kampus sejauh ini masih menerapkan asas praduga tak bersalah kepada terduga pelaku. Sanksi pemberhentian tidak dengan hormat alias dropout (DO) menanti siapa pun yang melanggar peraturan kampus.

Sementara kepolisian bekerja, lanjut Dadan, kampus aktif menjaring informasi melalui para mahasiswanya guna mencari siapa sosok korban sebenarnya.

"Semua mahasiswa baru kita tanya, kalaupun ada mungkin curhat ke teman. Tapi sampai saat ini belum ada informasi itu, meski belum semua memang (dimintai keterangan)," kata dia.

Kasus ini terungkap usai diunggah oleh akun X @UNYmfs. Akun tersebut mengunggah curhatan seorang mahasiswa yang diduga menjadi korban pelecehan.

Berdasarkan curhatan tersebut, pelaku diduga merupakan mahasiswa berinisial MF yang juga anggota BEM FMIPA.

Postingan yang disertai dengan bukti potongan percakapan pesan singkat yang diduga antara korban dan MF itu diunggah oleh akun @UNYmfs.

Dalam keterangannya, korban mengaku telah dilecehkan sejak Oktober lalu.

"Aku ga nyangka kuliah di /uny malah direndahin kaya gini… Jadi aku maba dan kenalan sama kating ini dari bulan Februari, waktu itu kenal karena acara fakultas. Kukira dia baik, ternyata dia cab*l, aku udah dilecehin sama dia dari Oktober, sampe sekarang," tulis pengirim dalam akun tersebut, dikutip Jumat, 10 November 2023.

"Awalnya gaberani speak karena diancam, aku pernah dilukai berkali kali sama dia karena ngelawan. Cuma sekarang aku muak dan luapin semuanya. Pengen bunuh diri rasanya karena hidupku kayak gini, dilecehin di kampus baru… Plis help me… aku gaberani spill nama pelaku, tapi Aku hafal nim nya," sambungnya.

Dari tangkapan layar yang dibagikan oleh korban, terduga pelaku juga mengancam korban.

"Halo, kelas sudah selesai, nanti ketemu di tempat biasa ya...," tulis anak BEM tersebut.

"Mau sampai kapan kamu melecehkan saya. Tolong, saya ingin kuliah dengan tenang," balas sang mahasiswi.

"Lho, mau melawan? Saya anak BEM, bisa membuat reputasimu semakin hancur, b*****," ancam terduga pelaku.

Terduga pelaku juga mengancam akan mendatangi tempat tinggal korban dan melakukan tindakan perkosaan.

"Gue datengin lo langsung ke kost. Inget gue udah tau tempat kost lu dimana," ancam pelaku.

Sambil mengancam, pelaku juga sesumbar mengklaim dirinya adalah anak BEM yang memiliki pengaruh di kampus.

"Loe mau ngelawan? Gue anak BEM gue bisa bikin loe makin rendah," ancamnya lagi.

MF sendiri membantah berbagai tudingan pelecehan seksual terhadap adik angkatan yang mengarah kepadanya. Dia mengaku tak mengetahui sosok pelapor dan mengklaim tidak memiliki masalah dengan pihak mana pun.

Mahasiswa semester V itu pun ingin menempuh jalur hukum demi salah satunya memulihkan nama baiknya.

"Saya siap menempuh jalur hukum, dan pada orang yang melakukan tuduhan tersebut saya minta itikad baiknya karena ini telah mencoreng nama baik saya karena ini telah menyebar ke mana-mana," kata MF saat ditemui di kampus UNY, Jumat 10 November 2023.

 

 

Redaktur : Tia Heriskha

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.