REQNews.com

Diancam Dibunuh oleh Kelompok Separatis, Warga Distrik Gome Datangi TNI Minta Perlindungan

News

Monday, 13 November 2023 - 11:30

KKB Papua (Foto:Istimewa)KKB Papua (Foto:Istimewa)

PUNCAK, REQNews  – Sekitar 200 orang masyarakat dari beberapa kampung di Distrik Gome, Kabupaten Puncak meminta perlindungan dari ancaman dan gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) wilayah Puncak Ilaga.

Masyarakat tersebut mendatangi Pos Gome Satgas Pamtas Mobile Raider 300/Bjw, pada Minggu 12 November 2023.

Setidaknya 10 Kampung di Distrik Gome yang masyarakatnya meminta perlindungan, yaitu Kampung Jenggernok, Wako, Nenggebuma (Tanah Merah), Agiyome, Upaga, Gome, Jonggong Golawi, Kilanungin, Misimaga dan Tigilobak. Untuk tokoh masyarakat yang turut bersama masyarakat, diantaranya, Abelom Kogoya (Kepala Suku Besar Kab. Puncak), Tius Wakerwa (Kepala Kampung Tanah Merah) dan Antonius Murib (Kepala Kampung Jenggernok).

Dansatgas 300/Bjw, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mengatakan bahwa ia telah menerima laporan dari Danpos Gome. Dansatgas juga menyampaikan telah mengambil langkah untuk membantu masyarakat tersebut.  

“Mereka mendatangi Pos Gome Satgas 300/Bjw karena merasa terancam dengan apa yang dilakukan oleh KSTP wilayah Puncak Ilaga, saya sudah komunikasi langsung dengan masayarakat dan telah perintahkan Danpos Gome dan Pasiter untuk membantu saudara kita yang mengadu ke Pos TNI, kita akan lindungi mereka dari teror KSTP,” ujar Dansatgas 300/Bjw.

Anggota TNI memberi makan malam kepada ratusan warga dari beberapa kampung di Distrik Gome yang datang meminta perlindungan tersebut.

Abelom Kogoya, Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, sebagai perwakilan masyarakat menyampaikan bahwa mereka meminta perlindungan terhadap personel Pos Gome dari ancaman dan gangguan KSTP.

“Kami takut bapak, mereka ancam bunuh kami, tolong bapak-bapak TNI, kami takut bekerja,takut berladang,” ujar Abelom Kogoya menirukan warga Distrik Gome yang meminta perlindungan.

Sementara itu Kepala Staf Kogabwilhan III Marsda TNI, Deni Hasoloan Simanjuntak, menyampaikan bahwa masyarakat yang mengadu ke Pos TNI Satgas 300/Bjw telah direspon oleh TNI jajarannya dan sudah dicarikan tempat untuk berlindung dan beristirahat.

“Dansatgas Pamtas Mobile Raider 300/Bjw telah mengambil Langkah terhadap masyarakat yang mendatangi Pos jajarannya, mereka untuk sementara telah ditempatkan di Gereja Bethel Jenggernok yang berada dekat di depan Pos serta Honai Honai sekitar Pos Gome, sehingga masih terpantau, TNI juga telah menyediakan makan untuk mereka,” jelas Marsda Deni.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.