REQNews.com

Tentara Israel Diduga Curi Jenazah Korban Genosida dari RS Indonesia untuk Diambil Organ Vital-nya

News

Wednesday, 29 November 2023 - 15:21

Foto; Anadolu AgencyFoto; Anadolu Agency

Gaza City, REQNews.com -- Euro-Med Human Righth Monitor menyeru pembentukan komite investigasi independen internasional untuk menyelidiki dugaan tentara Israel mencuri organ vital korban genosida di Jalur Gaza.

Seruan disampaikan setelah relawan Euro-Med mendokumentasikan penyitaan puluhan jenazah oleh tentara Israel di Kompleks Medis Al Shifa dan RS Indonesia di Jalur Gaza utara, dan di Jl Salah al-Din -- yang sering disebut koridor aman untuk pengungsi kebagian tengah dan selatan Gaza.

Menurut Euro-Med, seperti terdapat dalam situsnya, tentara Israel juga menggali dan mengambil jenazah dari kuburan massal yang di salah satu halaman Kompleks Medis Al-Shifa.

Ketika puluhan jenazah diserahkan ke Komite Palang Merah Internasional -- selanjutnya diangkut ke selatan Jalur Gaza -- untuk dimakamkan tentara Israel masih menahan puluhan jenazah.

Dugaan pencurian organ dari jenazah korban genosida, menurut Euro-Med, juga disampaikan dalam laporan para profesional medis di Gaza yang memeriksa beberapa jenazah. Pemeriksaan terjadi setelah tenaga medis profesional dibebaskan tentara Israel.

Para profesional medis menemukan bukti pencurian organ; hilangnya koklea, korena, serta organ lainnya; ginjal, hati, dan jantung.

Namun beberapa rumah sakit di Gaza mengatakan pencurian organ tidak dapat dibuktikan atau disangkal hanya dengan pemeriksaan forensik. Sebab, banyak jenazah menjalani prosedur pembedahan sebelum kematiannya.

Menurut mereka, mustahil melakukan pemeriksaan analitis penuh terhadap semua mayat yang ditemukan karena intens-nya serangan udara dan artileri. Terlebih, hampir semua rumah sakit kemasukan warga sipil yang terluka. Namun, pihak rumah sakit mendeteksi kemungkinan terjadinya pencurian organ oleh tentara Israel.

Israel, menurut Euro-Med, punya sejarah panjang menyimpan jenazah warga Palestina. Israel pernah menyimpan 145 jenazah warga Palestina di kamar mayat dan 255 di Numbers Cemetery di dekat perbatasan Yordania-Israel. Pemakaman itu terlarang untuk umum.

Menurut organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Jenewa, Israel menyimpan jenaza warga Palestina di tempat yang disebut kuburan kombantan musuh, yaitu kuburan massal rahasia yang terletak di lokasi zona militer tertutup. Di pemakaman itu, penguburan dilakukan diam-diam dan makam hanya ditandai dengan pelat logam.

 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.