Beredar Gambar Cara Israel 'Menghinakan' Warga Gaza: Tel Aviv Meniru AS
Tel Aviv, REQNews.com -- Sejumlah gambar cara Israel menghina dan merendahkan martabat warga Palestina di Gaza berbedar di media sosial. Juru bicara tentara Israel Laksamana Daniel Hagari berbohong lagi dengan mengatakan itu anggota Hamas yang menyerah.
Tentara Israel melucuri pakaian dalam sekelompok pria, memaksa mereka berlutut dengan mata tertutup, dan dijejalkan ke dalam bak karto kendaraan. Daily Sabah menulis tanggal peristiwa itu terjadi tak diketahui, tapi gambar-gambar itu meresahkan.
Meski identitas beberapa tawanan telah dikonfirmasi oleh keluarga dan rekan dekat, motif di balik tindakan tentara Israel sangat sulit dipahami. Terlebih kebanyakan dari mereka yang ditawan adalah warga sipil dan tidak memiliki afiliasi dengan kelompok mana pun.
Pemantau HAM Euro-Mediteranea menyuarakan kekhawatiran akan hal ini dan menggambarkan tindakan Israel sebagai pelanggaran berat terhadap warga sipil Palestina.
Laporan lain menunjukan pasukan Israel melancarkan kampanye penangkapan sewenang-wenag, dengan menargetkan beragam indiidu; dokter, akademisi, jurnalis, dan pria lanjut usia yang menjadi pengungsi.
Tentara Israel belum menanggapi permintaan komentara mengenai gambar-gambar menghinakan ini. Dalam konferensi pers, juru bicara tentara Israel Laksmana Muda Daniel Hagari mengatakan; "Itu orang-orang Hamas yang menyerah."

Menurut Hagari, dalam proses memerangi Hamas, individu yang tersisa di wilayah itu ditangkap seara sistematis sebagai upaya membongkar benteng-benteng yang terkait dengan Brigade al-Qassam.
Namun, surat kabar Al Arabi Al Jadeed dalam salah satu pernyataannya mengatakan salah satu koresponden -- bersama anggota keluarganya -- termasuk yang ditahan dan dihinakan Israel.
Jurnalis Diaa al-Kahloot, bersama saudara laki-laki dan kerabatnya serta warga sipil lainnya, juga ditangkap, ditelanjangi secara paksa sebelum dibawa ke lokasi rahasia.
Meniru Cara AS di Guantanamo
Pemimpin Redaksi Al Arab Al-Jadeed Hussam Kanafani mengungkapkan keprihatinan mendalam. Ia mengatakan al-Kahlot dan keluarganya masih hilang.
Dalam sebuah wawancara, Hani al-Madhoun -- kerabat salah satu tawanan -- menyampaikan kisah mengerikan bagaimana perilaku tentara Israel di Gaza. Tentara Israel, katanya, memanggil semua pria dari tempat perlindungan dan menghinakan meerka.
"Saya melihat sepupu saya, bernama Aboud, dalam video yang dibagikan di media sosial," katanya. "Saya juga melihat saudara saya yang lain, yaitu Mahmoud."
Banyak pihak menggambarkan cara Israel menangani warga sipil yang ditahan seperti AS memperlakukan tahanan di penjara militer di Teluk Guantanamo dan di penjara Abu Ghraib di Irak.
Israel sedang mengaplikasikan apa yang pernah dilakukan mentor-nya, setelah gagal total menaklukan Hamas di Gaza.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.