REQNews.com

Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak Kembali Diserang

News

Saturday, 09 December 2023 - 20:01

Ilustrasi penembakan (Foto: Istimewa)Ilustrasi penembakan (Foto: Istimewa)

BAGHDAD, REQNews - Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Baghdad, Irak kembali diserang. Sekitar tujuh mortir mendarat di kompleks Kedutaan Besar AS di Bagdad dalam sebuah serangan pada Jumat 8 Desember 2023 pagi.

"Sekitar tujuh mortir mendarat di kompleks Kedutaan Besar AS di Bagdad dalam sebuah serangan pada Jumat 8 Desember 2023 pagi," kata seorang pejabat militer AS kepada Reuters, yang tampaknya merupakan salah satu serangan terbesar terhadap kedutaan dalam beberapa waktu terakhir.

Seorang juru bicara kedutaan AS meminta pemerintah Irak untuk melakukan segala daya untuk melindungi personel dan fasilitas diplomatik dan koalisi.

"Kami menegaskan kembali bahwa kami berhak untuk membela diri dan melindungi personel kami di mana pun di dunia," kata jubir tersebut.

Peristiwa ini juga menandai pertama kalinya kedutaan AS ditembaki dalam kurun waktu lebih dari setahun, yang tampaknya memperluas jangkauan sasaran setelah puluhan serangan terhadap pangkalan militer yang menampung pasukan AS di Irak dan Suriah sejak pertengahan Oktober di tengah kekhawatiran akan meluasnya konflik di Irak dan Suriah.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, namun serangan sebelumnya terhadap pasukan AS telah dilakukan oleh milisi yang bersekutu dengan Iran yang menargetkan kepentingan AS di Suriah dan Irak karena dukungan Washington terhadap Israel dalam perang Gaza.

Pejabat militer AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, membuka kemungkinan bahwa lebih banyak proyektil ditembakkan ke kompleks kedutaan tetapi tidak mendarat di dalamnya.

Pejabat itu menambahkan bahwa serangan itu menyebabkan kerusakan yang sangat kecil tetapi tidak ada korban jiwa.

Ledakan terdengar di dekat kedutaan, di pusat ibu kota, sekitar pukul 04.00 (01.00 GMT) pada hari Jumat. Sirene yang meminta orang untuk berlindung diaktifkan.

Media pemerintah mengatakan serangan itu merusak markas besar badan keamanan Irak.

Pejabat militer AS menambahkan bahwa pangkalan udara Ain al-Asad, yang menampung pasukan AS dan pasukan internasional lainnya di Irak barat, juga menjadi sasaran namun proyektil tidak mendarat di pangkalan tersebut.

Sheikh Ali Damoush, seorang pejabat senior di kelompok Hizbullah Lebanon, mengatakan dalam khotbah Jumat bahwa serangan oleh kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran di Timur Tengah bertujuan untuk memberikan tekanan agar menghentikan serangan Israel di Jalur Gaza. Kendati demikian dia tidak merujuk secara spesifik pada serangan hari Jumat itu.

Lusinan serangan terhadap pasukan AS di Irak dan Suriah diklaim dilakukan oleh sekelompok milisi Muslim Syiah yang bersekutu dengan Iran dan beroperasi di bawah bendera Islamic Resistance di Irak.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.