REQNews.com

Perhatian! Ini Kronologi 2 WNA Bali yang Tidak Bayar Biaya Perawatan dan Aniaya Pegawai Salon

News

Monday, 18 December 2023 - 23:00

Ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)Ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kepolisian akhirnya mengungkap motif dua warga negara (WNA) berinisial asal Amerika Serikat dan C asal Inggris yang menganiaya pegawai di sebuah salon, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. 

Berdasarkan pemeriksaan sementara, keduanya menganiaya korban akrena tidak puas dengan pelayanan kecantikan di salon tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Polres Badung Kompol I Made Pramasetia. 

"Motif dari tindak pidana yang terjadi adalah karena yang bersangkutan adalah tidak puas dengan jasa treatment yang dilakukan," katanya kepada wartawan pada Senin 18 Desember 2023. 

Awalnya, kedua orang ini datang ke salon tersebut untuk mendapatkan layanan perawatan kecantikan pada Kamis 14 Desember 2023. Mereka memilih layanan dan bersedia membayar Rp600.000. Ketika melakukan perawatan, mereka memutuskan untuk menambah layanan dan bersedia membayar biaya tambahan. 

Ironisnya, setelah melakukan perawatan, salah satu dari dua orang ini menolak untuk membayar sebesar Rp935.000 dan hanya bersedia membayar Rp760.000. 

"Ini yang memicu emosi pelaku sehingga terjadi perdebatan dan perselisihan dan dilanjutkan penganiayaan terhadap korban. Awalnya soal tambahan itu sudah dimengerti sudah paham. Namun pada prosesnya ditagih biaya tidak berkenan terkait tambahan tersebut," katanya.

Bahkan salah satu pelaku juga sempat ingin merampas ponsel milik pegawai untuk menghapus rekaman video tersebut. 

Akibat perbuatannya, salah satu korban mengalami luka memar di bagian tangan dan perut. Sementara dua pelaku terancam dengan Pasal 351 KUHP dan Pasal 335 KUHP.

Kedua pelaku sudah ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali pada Sabtu 16 Desember 2023. 

 

 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.