REQNews.com

Brigade al-Qassam Rilis Video Pabrik Senapan Ghoul dan Roket Jarak Jauh

News

Sunday, 24 December 2023 - 17:12

Foto: Al-Qassam/Military MediaFoto: Al-Qassam/Military Media

Gaza City, REQNews.com -- Brigade al-Qassam merilis video berisi cuplikan proses produksi senapan sniper anti-material Ghoul, sebagai bagian perang psikologis melawan Israel.

Video itu menghebohkan Internet. Media Israel mengungkap beberapa proses produksi dalam rekaman yang dirilis sejak 7 Oktober. Pendukung Hamas sangat antusias melihat video itu.

Fasilitas produksi itu menghasilkan senjata, mulai dari senjata kecil sampai roket artileri jarak jauh yang dapat mencapai sasaran 250 kilometer.

Menariknya, ini kali pertama Brigade al-Qassam mengungkap rinci proses produksi senapan Ghoul -- senapan yang dihormati insiyur Adnan al-Ghoul, pejabat senior al-Qassam yang tewas dibunuh Israel tahun 2004.


Senapan Ghoul

Senapan Ghoul kali pertama diperkenalkan tahun 2014 selama invasi Israel yang gagal ke Jalur Gaza. Media Barat memberi perhatian khusus pada senjata itu, dan menyoroti lompatan besar terhadap kemampuan Hamas memenuhi kebutuhan peralatan perang.

The Washington Post sempat secara keliru mengklaim Hamas tidak memiliki pengetahuan atau keahlian memproduksi senjata. Dalam artikel yang diterbitkan Agustus 2014, WaPo menyatakan Ghoul adalah senapan sniper anti-material Steyr HS 50 buatan Austria.

Kedua senapan sangat mirip, sebab Ghoul adalah senapan rekayasa terbalik. Sayangnya, WaPo tiadk memberi bukti dapat dipercaya bahwa Brigade al-Qassam tidak memproduksi senapan anti-material versi sendiri.

Propaganda Barat mengatakan Hamas mungkin membeli senapan Steyr HS 50 dari pasar gelap, dan menyebut klaim Brigade al-Qassam mampu memproduksi senjata adalah palsu.

Charles Lister, yang diwawancarai WaPo, mengatakan klaim Hamas sekedar untuk meningkatkan moral internal. Lister yakin Hamas benar-benar tidak memiliki kemampuan membuat senjata.

Lebih sembilan tahun setelah pernyataan Lister, Brigade al-Qassam merislis video berjudul; "Kami akan terus membunuh tentara Anda dengan penembak jitu yang menggunakan senjata hasil produksi sendiri." Video itu dimaksudkan untuk menghilangkan keraguan dan membungkam para kritikus.


Spesifikasi Senapan Ghoul

Senapan Ghoul berpeluru 12,7 mm menjalani uji tembak. Foto: Al-Qassam/Military Media

Ketika kali pertama diproduksi, senapan ini menembakan peluru 14,5x114 mm. Brigade al-Qassam mengatakan iterasi pertama Ghoul memiliki jangkauan efektif dua kilometer dan kemampuan anti-material.

Versi terbaru Ghoul, seperti terlihat dalam video yang dipublikasikan al-Qassam 20 Desember, masih mempertahankan kemampuan anti-material-nya. Peluru yang ditembakan mampu menembus baja dan meledak saat terjadi benturan.

Yang paling mirip dengan Steyr HS 50 adalah versi Ghoul yang paling baru, dengan peluru 12,7x99 mm. Peluru diproduksi secara lokal. Selubung peluru bertuliskan Qassam 12,7.


Adnan al-Ghoul

Senapan sniper Ghoul dikerahan beberapa kali di Jalur Gaza, khususnya pada 5 dan 7 Desember. Al-Qassam mengkonfirmasi senapan itu menjatuhkan 10 tentara Israel di sebelah timur Khan Younis.

Adnan al-Ghoul, insiyur pembuat senjata sniper anti-material yang dibunuh Israel tahun 2004. Senapan Ghoul yang dibuatnya adalah warisan terbaik yang terus dikembangkan. Foto: Al-Qassam/Military Media

Dalam satu operasi, beberapa penembak jitu menjatuhkan enam tentara Israel di wilayah al-Rannah -- timur laut Khan Younis.

Pengguna senapan Ghoul akan selalu mengenang Adnan al-Ghoul atas setiap sukses menjatuhkan tentara Israel. Adnan al-Ghoul, insinyur yang mewariskan pengetahuan membuat senjata kepada pejuang Hamas, terbunuh dalam serangan helikopter Israel. Kematiannya akan selalu diperingati Brigade al-Qassam dan pejuang dari faksi lain.

"Abu Bilal, nama perang Adnan al-Ghoul, meninggalkan sejumlah mahasiswa teknik yang meneruskan warisannya. Mahasiswa itu masih terus memproduksi senapan sniper anti-material, dan senjata lain.

Adnan al-Ghoul telah lama gugur, tapi karyanya abadi dan akan selalu menakutkan bagi tentara Yahudi.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.