REQNews.com

Tak Mundur! Dikeroyok 20 Lebih Negara, Houthi Makin Terang-terangan Serang Kota Pelabuhan Israel

News

Wednesday, 27 December 2023 - 17:00

Ilustrasi kapal rusak karena serangan (Foto:Istimewa)Ilustrasi kapal rusak karena serangan (Foto:Istimewa)

YAMAN, REQNews - Milisi Yaman, Houthi, mengaku melancarkan serangan pesawat tak berawak yang menargetkan kota pelabuhan Israel Eilat, serta kapal komersial di Laut Merah.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan kelompok itu melakukan serangan drone di Eilat dan "daerah lain di Palestina yang diduduki Israel", demikian dilansir Al Jazeera.

Sarea juga menyebut kelompok itu meluncurkan rudal ke kapal MSC United di Laut Merah, usai kapal itu mengabaikan tiga seruan peringatan.

Perusahaan pelayaran MSC Mediteranian mengonfirmasi bahwa MSC United VIII, yang sedang dalam perjalanan dari pelabuhan King Abdullah di Arab Saudi ke Karachi di Pakistan, mengalami serangan.

Perusahaan itu kini tengah melakukan penyelidikan dan melaporkan kejadian itu kepada koalisi Angkatan Laut yang pimpinan Amerika Serikat di Laut Merah, yang dibentuk demi "mengeroyok" Houthi.

Pernyataan ini juga muncul beberapa jam usai Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UMKTO) juga menerima laporan tentang insiden yang melibatkan kapal di lepas pantai Yaman, terkena serangan drone,

UMKTO melaporkan insiden itu terjadi pada Selasa 26 Desember 2023, sekitar 111 kilometer di luar pelabuhan Hodeidah Yaman.

"Sebuah kapal pelayaran komersial diserang oleh dua drone bunuh diri," kata koresponden Al Jazeera, Resul Serdar, yang melaporkan dari Djibouti seberang laut dari Yaman.

Insiden drone ini terjadi di tengah ketegangan tinggi di Laut Merah, usai Houthi menargetkan kapal-kapal di rute perdagangan Laut Merah, sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina di tengah agresi Israel.

Sebelumnya lebih dari 20 negara telah bergabung dengan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk melindungi pengiriman di Laut Merah dari serangan kelompok Houthi Yaman.

Mengenai jumlah negara yang terus bergabung tersebut disampaikan juru bicara Pentagon, Mayor Jenderal Pat Ryder, Kamis 21 Desember 2023.

“Saat ini ada lebih dari 20 negara yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam koalisi," ujar Mayor Jenderal Pat Ryder kepada wartawan, Kamis, 21 Desember 2023 dilansir NDTV.

Diberitakan Al Jazeera, koalisi ini dimaksudkan untuk melawan ancaman kelompok Houthi yang berbasis di Yaman. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.