Bertambah, Korban Tewas dalam Tabrakan Kereta di Cicalengka Jadi 4 Orang
JAWA BARAT, REQnews - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo menyebut jika korban meninggal dalam tabrakan antara KA Turangga dan KA Lokal Bandung menjadi empat orang.
"Sekarang (korban tewas) jadi 4 orang," kata Tompo dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat 5 Januari 2024.
Ia mengatakan bahwa empat orang tersebut yaitu ada masinis, assisten masinis, pegawai Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) diduga pegawai PAM dan seorang pramugara KA Turangga.
Sementara itu, Tompo mengatakan bahwa dua korban tewas masih belum bisa dievakuasi karena terjepit di antara material kereta api yang mengalami kecelakaan.
"Dua sudah dievakuasi ke rumah sakit, dua lagi masih ada di TKP terkendala karena posisi korban itu masih berada di antara material kereta api," kata dia.
Ia mengatakan bahwa upaya yang dilakukan tim tidak bisa menembus masuk ke posisi korban karena meterialnya cukup keras.
"Sehingga koordinasi dilakukan dengan PT KAI untuk menarik rangkaian yang berada di belakang, sehingga itu nanti ada rongga atau kerenggangan diharapkan bisa diakses," ujarnya.
Diketahui, KA Turangga jurusan Bandung - Surabaya bertabrakan dengan KA lokal Bandung Raya pada Jumat 5 Januari 2024 sekitar pukul 06.03 WIB.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar 400 meter dari Stasiun Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Akibat tabrakan keras tersebut, tiga gerbong commuterline line anjlok, sedangkan KA turangga yang anjlok 8 gerbong.
Kecelakaan juga mengakibatkan kerusakan dari kedua kereta. Bahkan ada gerbong yang sampai keluar rel.
Pihak PT KAI menyampaikan bahwa hingga kini tidak ada korban jiwa yang menimpa penumpang.
Dari total penumpang KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Commuterline sebanyak 191 penumpang, ada sekitar 22 penumpang yang luka ringan dan telah dibawa ke Rumah Sakit terdekat, untuk mendapat perawatan.
Adapun, daftar rumah sakit dan korban luka sebagai berikut:
- RSUD Cicalengka 18 orang
- RS Edelweis 2 Orang
- RS AMC 2 Orang
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.