Target Salah! Niat Sasar Kapal Milik Barat, Houthi Malah Hujam Kapal Tanker Rusia
JAKARTA, REQnews - Kapal tanker yang membawa minyak Rusia menerima serangan rudal di lepas pantai Yaman, pada Jumat 12 Januari 2024 waktu setempat. Ternyata hal ini disebabkan milisi Houthi yang salah melakukan serangan.
Peristiwa ini dilaporkan oleh perusahaan keamanan maritime Inggris, Ambrey.
"Sebuah kapal tanker berbendera Panama melihat tiga perahu kecil saat transit menuju timur melalui Koridor Transit Rekomendasi Internasional," kata Ambrey, melansir Reuters.
Mereka juga menegaskan jika ada rudal yang menghantam perairan. Ambrey menilai kapal itu menggunakan informasi yang lama sehingga salah sasaran. Ternyata informasi tersebut menyebut jika kapal itu teraifiliasi dengan Inggris.
Ambrey juga menegaskan Organisasi Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyatakan telah menerima laporan adanya rudal yang ditembakkan 90 mil laut tenggara Aden, Yaman. Tak ada korban luka atau kerusakan dalam insiden tersebut.
"Ini adalah kapal tanker kedua yang secara keliru menjadi sasaran Houthi saat membawa minyak Rusia," kata Ambrey.
Sebelumnya milisi asal Yaman ini sudah melancarkan banyak serangan terhadap kapal-kapal komersial Barat pada November 2023 lalu di Laut Merah. Alasan tindakan ini sebagai wujud protes terhadap agresi Israel di Gaza.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.