REQNews.com

Videonya Viral, Sekda Takalar Tetap Bantah Kampanyekan Anak Jokowi di Hadapan Ratusan Guru, Ini Alasannya

News

Tuesday, 16 January 2024 - 17:30

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Muhammad Hasbi (Foto:Istimewa)Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Muhammad Hasbi (Foto:Istimewa)

TAKALAR, REQNews  - Beredar sebuah video dimana Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Muhammad Hasbi diduga sedang mengkampanyekan Cawapres 02 saat berpidato di hadapan ratusan guru saat acara rembuk Guru yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar. Selasa 16 Januari 2024.

Diketahui, rembuk Guru itu berlansung di rumah adat Balla Lompoa, yang berlokasi di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan,  pada hari Rabu tanggal 10 Januari 2024 lalu.

Di dalam rekaman video yang beredar terdengar Sekda Takalar diduga mengkampanyekan anak Presiden Jokowi Dodo di hadapan ratusan guru saat membahas P3k dan pengangkatan CPNS.

Dimana Sekda Takalar menyebutkan janji presiden Jokowi Dodo yang akan mengangkat ribuan CPNS jika Anaknya terpilih di Pilpres tahun 2024 ini.

"Pak Jokowi sudah janjikan, kalau anaknya menang, insya Allah akan dilanjutkan program pengangkatan CPNS jutaan, itu harus di apresiasi, pengangkatan CPNS kita butuh. Guru-guru ini kurang, Tapi kita tidak mau menambah beban APBD, kita maunya anggaran dari pusat bertambah untuk penggajian P3k," ujarnya.

Menanggapi video yang beredar viral di media sosial, Hasbi menjelaskan bahwa dirinya hanya menjawab pertanyaan peserta.

Pada acara tersebut, terjadi tanya jawab antara guru ke sekda Takalar terkait nasib para guru yang belum terangkat.

"Terjadi tanya jawab yang cukup panjang, salah satu pertanyaan guru adalah, bagaimana nasib guru seperti P3k dan honor yang belum terangkat, sementara dari data guru di Takalar yang belum terangkat masih banyak."Sebutnya.

"Kemudian saya mengatakan jika nanti akan ada kelanjutan pengangkatan CPNS sesuai dengan kutipan apa yang disampaikan oleh presiden Jokowi ke media sosial, dimana diumumkan secara resmi bahwa akan melanjutkan pengangkatan CPNS jutaan formasi. Itu yang saya sampaikan, tidak ada ajakan memilih pasangan calon tertentu baik menyebut angka maupun paslonnya."Sambung Hasbi.

Justru, kata Sekda Takalar, apa yang disampaikan di hadapan para guru adalah, murni menyampaikan ke P3k yang cemas dan merasa terkait nasibnya yang tidak menentu.

Sekda Takalar juga mengaku, jika video yang viral itu, adalah sebuah video yang di potong lalu disebarkan ke media sosial.

"Saya menegaskan jika apa yang saya sampaikan gaya mengutip dari presiden Jokowi jika kepemimpinannya berl

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.