REQNews.com

Polresta Jayapura Kota Amankan Puluhan Miras Ilegal di Operasi Malam KRYD

News

Monday, 22 January 2024 - 03:02

Polisi temukan puluhan botol miras ilegal di Jayapura (Foto: Polda Papua)Polisi temukan puluhan botol miras ilegal di Jayapura (Foto: Polda Papua)

PAPUA, REQnews – Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota terus mengintensifkan upaya dalam mengawasi dan memantau peredaran minuman keras (miras) secara ilegal di Kota Jayapura. 

Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear mengatakan jika pihaknya mengamankan barang bukti miras berbagai jenis dalam operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di seputaran Entrop, Distrik Jayapura Selatan pada Jumat 19 Januari 2024, pukul 22.00 WIT. 

Irene mengatakan bahwa operasi ini merupakan respons terhadap atensi dari pimpinan Polresta Jayapura Kota untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilu 2024 di Kota Jayapura. 

"Sesuai tugas pokok kami dan perintah lisan Bapak Kapolresta, kami melakukan KRYD terkait pencegahan peredaran miras ilegal dan lokal di Kota Jayapura," kata Irene dalam keterangannya pada Minggu 21 Januari 2024. 

Ia pun menjelaskan bahwa kronologis pengungkapan tersebut yaitu berawal pada pukul 23.30 WIT, tim berhasil mengamati seorang pria yang masuk ke sebuah lorong di salah satu ruko. 

"Pria tersebut mengambil paket dan segera pergi sebelum dapat dicegat oleh tim. Setelah menyusuri lorong tersebut, tim menemukan puluhan botol dan kaleng minuman beralkohol yang siap dijual," kata dia. 

Sebanyak 67 botol atau kaleng minuman beralkohol, lanjutnya, siap edar ditemukan oleh tim opsnal narkoba. 

"Pemiliknya tidak kembali ke lokasi saat kami menunggu. Barang bukti langsung diamankan ke Mapolresta Jayapura Kota," lanjutnya. 

Ia pun menegaskan bahwa tim opsnal akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pemilik miras yang diamankan dan melanjutkan langkah-langkah hukum yang diperlukan.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.