REQNews.com

Kenal di Jalan, Oknum TNI di Surabaya Diduga Perkosa Siswi SMK

News

Tuesday, 23 January 2024 - 15:00

Ilustrasi Pencabulan (Foto: Istimewa)Ilustrasi Pencabulan (Foto: Istimewa)

SURABAYA, REQNews – AA (16) Siswi kelas X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Surabaya diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi, Hendro Sukmono, menegaskan bahwa perkara saat ini sudah ditangani oleh pihak TNI.

"Sudah ditangani POM TNI," singkat Hendro, Senin 22 Januari 2024.

Sementara itu, Ayah korban, LSA (57) menceritakan anaknya  siswi asal Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya saat pelajaran sekolah pamit kepada gurunya hendak mengambil beasiswa Pemuda Tangguh di Bank Jatim.

AA tidak sendiri, ia rencana bersama temannya, namun mereka tidak meninggalkan kelas di waktu bersamaan sehingga janjian bertemu di kawasan Monumen Kapal Selam, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng.

Saat menanti kedatangan temannya itu, datanglah pelaku. Di sana mereka lalu berkenalan.

"Pelaku bilang minta tolong antar ke bank, karena dia bukan orang sini," kata LSA, Senin 22 Januari 2024.

AA kemudian bersedia mengantarkan pelaku ke bank yang dimaksud. Pelaku lantas membonceng korban menggunakan motor Honda Scoopy yang dikendarainya.

Di tengah perjalanan, pelaku mampir ke sebuah minimarket lalu ke bank. Usai itu minta diantar ke hotel tempat pelaku menginap.

Ternyata di hotel itu, AA dirudapaksa oleh pelaku. Oknum prajurit TNI itu tiba-tiba mendekap tubuh mungil korban hingga tidak bisa memberontak. Tangannya dipiting.

Korban mencari cara agar bisa keluar dari hotel tersebut. AA bilang ke pelaku jika ada tugas sekolah yang harus segera diselesaikan.

"Ditunjukkan tugas itu [ke pelaku], akhirnya percaya. Anak saya bisa keluar," tandasnya.

Begitu berhasil meloloskan diri, korban segera menghubungi pihak hotel agar dipesankan ojek online. Saat di perjalanan korban tak henti-henti menangis dan mengaku kepada pengemudi ojek bahwa ia telah diperkosa.

Pengemudi ojek membawanya ke pos polisi yang ada di pertigaan Jalan Pasar Kembang-Jalan Arjuno, Kota Surabaya dan bertemu dengan anggota Satuan Polisi Pamong Praja di sekitar pos.

Selanjutnya anggota Satuan Polisi Pamong Praja tersebut membawa korban ke Kepolisian Sektor Sawahan. Sesampainya di kantor polisi, sang ayah mendapat kabar kalau anaknya mengalami pendarahan pada bagian alat vital karena diperkosa.

"Anaknya masih pendarahan. Luka di alat vital. Katanya dipiting, orangnya berbadan besar," ucap LSA.

10 orang petugas kepolisian selanjutnya mendatangi hotel tersebut untuk menangkap pemerkosa korban.

Usai diamankan, pelaku kemudian digelandang menuju kantor polisi untuk diperiksa. Dalam pemeriksaan itu, pelaku diketahui merupakan oknum prajurit TNI sehingga penanganan kasus diserahkan kepada Polisi Militer.

Sedangkan korban mendapat penanganan medis di Kepolisian Sektor Sawahan. Kemudian dibawa anggota ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya untuk menjalani visum. 
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.