REQNews.com

Tak Malu! Dua Menteri Israel Serukan Pemukim Yahudi Rebut Gaza

News

Tuesday, 30 January 2024 - 11:04

Ribuan yahudi Israel hadiri pemakaman rabiRibuan yahudi Israel hadiri pemakaman rabi

TEL AVIV, REQNews - Dua menteri sayap kanan Israel mendesak orang Yahudi untuk kembali menetap di Jalur Gaza. Menteri tersebut yakni Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Hal itu disampaikan dua menteri tersebut saat menyampaikan pandangan mereka ketika menghadiri konferensi ultranasionalis Israel pada Minggu 28 Januari 2024.

Pernyataan kedua menteri itu memicu kecaman keras warga Palestina yang menyebut seruan itu sama saja dengan mengusir warga Gaza dari tanah kelahiran mereka.

Pemerintah Otoritas Palestina juga menegaskan seruan itu mengandung hasutan pemindahan paksa warga Palestina bisa serta mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.

Kecaman juga datang dari Hamas, bahkan di internal Israel yakni para tokoh oposisi. Hasutan Ben Gvir dan Smotrich itu juga bertentangan dengan sikap resmi pemerintah Israel bahwa negara Yahudi itu tidak bermaksud untuk kembali hadir di Gaza usai perang.

Israel diketahui sempat mendiami wilayah Gaza sebelum menarik kehadiran mereka akibat kerasnya perlawanan dari para pejuang Hamas.

Ben Gvir mengatakan pada konferensi itu, kembalinya pemukim Yahudi dan militer merupakan satu-satunya cara untuk memastikan tidak terulangnya serangan seperti dilakukan Hamas pada 7 Oktober.

“Kami berteriak dan memperingatkan. Jika tidak menginginkan (kejadian) tanggal 7 Oktober lagi, kita harus pulang ke rumah dan menguasai lahannya," kata Ben Gvir, seperti disiarkan stasiun televisi Channel 12.

Dia menambahkan ada kebutuhan untuk mendorong perpindahan warga Gaza. Para peserta meneriakkan dukungan mereka untuk membangun kembali pemukiman Yahudi di Gaza dan bagian utara Tepi Barat yang diduduki.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.