Detik-detik Mengerikan Saat Situs Israel di Perbatasan Lebanon Hancur Diserang Rudal Hizbullah
LEBANON, REQNews – Pasukan Hizbullah melakukan 13 serangan terhadap situs militer Israel di perbatasan Lebanon, pada Senin, 29 Januari 2024. Serangan ini menandai peningkatan signifikan dalam serangan kelompok perlawanan tersebut.
Di sektor timur, situs Metulla, situs Kastil Honin, situs Summaqa, situs bukit Al-Tayhat, dan Barak Ramim diserang oleh perlawanan Lebanon, kata Hizbullah dalam ringkasan operasi di saluran medianya.
"Serangan di sektor barat menargetkan situs Birkat Risha, situs Hadab Yarin, Barak Branit, situs Jal al-Alam, Barak Mitat, Barak Zarit, Barak Branit sekali lagi, dan titik Al-Jardah," ujar Hizbullah, dikutip dari The Cradle, Rabu, 31 Januari 2024.
Persenjataan baru yang digunakan yakni termasuk rudal Falaq-1 dan Burkan.
Yair Kraus, koresponden harian Ibrani Yedioth Ahronoth, mengatakan pada hari Selasa, 30 Januari 2024, bahwa rudal Falaq dan Burkan yang diluncurkan oleh Hizbullah memiliki kapasitas penghancur yang sangat besar.
Kepala pemukiman Even Menachem di wilayah pendudukan Galilea, Baruch Lagziel, mengatakan kepada Yedioth Ahronoth bahwa rudal Burkan adalah rudal mengerikan yang dapat menyebabkan kerusakan fatal.
"Seluruh tanah berguncang, dan rudal tersebut menciptakan lubang besar di tanah,” katanya.
Dia juga menambahkan bahwa para pemukim mendengar ledakan sebelum sirene dibunyikan.
Operasi Hizbullah telah mengosongkan pemukiman di utara Israel. Media Ibrani mengatakan hingga 300.000 pemukim terpaksa mengungsi, dan banyak dari mereka yang menyatakan tidak ingin kembali sampai ancaman Hizbullah ditangani.
Para pejabat Barat telah melakukan beberapa perjalanan ke Beirut sejak Oktober untuk menekan Hizbullah dan negara Lebanon atas nama Israel.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.