REQNews.com

Waduh, Anak Danramil di Manado Jadi Korban Penembakan di Kendari

News

Wednesday, 31 January 2024 - 19:31

Ilustrasi penembakan. (foto: Okezone).Ilustrasi penembakan. (foto: Okezone).

KENDARI, REQNews  - Melisa (20), mahasiswi STIE 66 Kendari yang ternyata  anak dari Danramil di Kodim 1309/Manado, Kodam XIII/Merdeka, Sulawesi Utara (Sulut) menjadi korban penembakan.

Penembakan tersebut terjadi di depan SPBU Jl Brigjen Katamso, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Selasa 30 Januari 2024 malam.

Melisa yang berasal dari Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulut, tersebut selama ini bermukim di Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Selama menempuh pendidikan perguruan tingginya, korban tinggal di kawasan Wanggu Permai, Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga.

Saat kejadian korban duduk di baris kedua atau penumpang mobil. Mobil dikemudikan rekan SM yakni IP alias Bocil, duduk di sebelah sopir yakni pria berinisial BL.

Melisa terkena peluru pada bagian pundak bahu kanan depan tembus belakang.

Korban selanjutnya mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit atau RS dr R Ismoyo atau RS Korem Kendari.

Sedangkan, mobil Honda Brio putih yang ditumpanginya pecah pada bagian kaca sebelah kiri diduga akibat peluru yang ditembakkan OTK.

“Pas saya berhenti, BL ini turun dan ambil sesuatu. Tapi saya tidak tahu pasti apa yang dia ambil,” kata IP di RS dr R Ismoyo.

Saat BL masuk kembali ke dalam mobil, dua orang menggunakan sepeda motor datang dan langsung menembak.

“Pas setelah dia tembak itu saya langsung tancap gas mobil, saya balap,” ujar IP.

Melisa diduga korban salah tembak oknum polisi yang bertugas di Ditresnarkoba Polda Sultra.

Dirnarkoba Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono, pun sempat mengunjungi dan berbincang dengan korban maupun rekannya di RS dr Ismoyo pada Rabu pagi.

Awalnya rekaman tersebut, terdengar Bambang terlebih dahulu bertanya kepada korban sehingga ikut dengan IP alias Bocil dan BL.

M pun menjelaskan kepada Bambang, mengenai kronologi hingga ia terkena tembakan.

Kata M di depan Bambang, sebelum IP atau Bocil turun ia sempat ngobrol dengan BL.

"Tapi saya tidak tau apa yang mereka bicarakan, karena saya main HP," ujar M kepada Bambang.

Setelah itu IP atau Bocil pun turun dari mobil.

"Tapi saya tidak tau kenapa dia turun," tuturnya.

Bambang pun kemudian menjelaskan kalau Bocil turun untuk mengambil tempelan Narkoba.

Diduga Bocil turun untuk mengambil tempelan narkoba. Kemudian pada saat akan ditangkap dia melarikan diri, dan coba menabrak anggota polisi.

M pun kemudian mempertanyakan kepada Bambang kalau siapa yang telah menembak dirinya.

"Anggota saya, tapi posisinya bukan tembak Adek (M) tapi karena posisinya mereka lari jadi meleset," ujarnya.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.