Israel Akhirnya Mau Akui Kemerdekaan Palestina, Asalkan Penuhi Syarat Ini
JAKARTA, REQnews - Dua syarat diajukan oleh Inggris untuk mengakui kemerdekaan Palestina sebagai solusi dua negara. Salah satunya ternyata menyinggung kelompok perlawanan Hamas di Gaza.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron yaitu negaranya tidak perlu mendeklarasikan pengakuan tersebut tanpa menunggu hasil perundingan Israel-Palestina perihal solusi dua negara.
"Pengakuan Inggris atas negara merdeka Palestina termasuk di PBB tidak bisa terjadi pada awal proses, namun tidak harus menjadi akhir dari proses," kata Cameron kepada kantor berita Associated Press pada Kamis 1 Februari 2024.
"Ini (pengakuan) bisa menjadi sesuatu yang kami anggap sebagai proses, seiring dengan kemajuan menuju solusi, menjadi lebih nyata," tambahnya.
Adapun dua syarat yang dikemukakan oleh Cameron terkait pengakuan Palestina adalah:
Pertama adalah memastikan terjadinya gencatan senjata atau ‘jeda pertempuran’ di Gaza sebelum ada pengakuan tentang kemerdekaan Palestina.
Cameron mendorong adanya jeda ini sehingga gencatan senjata bisa permanen dan berkelanjutan.
Kedua adalah Cameron mendorong para pemimpin Hamas meninggalkan Gaza sebelum Inggris bisa mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.
"Anda tidak bisa mendapatkan solusi dua negara jika Gaza masih dikuasai oleh orang-orang yang bertanggung jawab atas serangan 7 Oktober."
Hingga saat ini kedua pihak baik Israel dan Hamas terus berupaya bernegosiasi untuk mengupayakan gencatan senjata baru yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.