REQNews.com

Polri Minta Anggota Antisipasi Peredaran Narkoba Jelang Pemilu 2024

News

Tuesday, 13 February 2024 - 11:33

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa di Mabes Polri (Foto: Hastina/REQnews)Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa di Mabes Polri (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan antisipasi serta memantau pergerakan jaringan narkoba, untuk mewaspadai kerawanan transaksi narkoba menjelang hari pencoblosan Pemilu 2024. 

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa pun meminta agar para anggotanya turun ke lapangan melakukan pemantauan, agar tak ada bandar atau pengedar yang memanfaatkan momen tersebut. 

"Yang paling pokok adalah peluang yang dimanfaatkan oleh para bandar atau para kurir narkoba menjelang pemilu, itu yang perlu anda ingat," kata Mukti dalam arahannya kepada anggota dikutip pada Selasa 13 Februari 2024. 

"Ini masa tenang, dianggap (oleh bandar) polisi semua konsen. Dianggap polisinya lengah pengamanan pemilu," lanjutnya. 

Jenderal bintang satu Polri itu pun menginstruksikan kepada jajarannya agar waspada. 

"Perintah saya, semua anggota opsnal lepas ke lapangan. Bukan tidak mungkin, bukan tidak terjadi, inilah saat para bandar, para kurir menyebarkan narkotika," kata dia. 

"Tolong semangatkan lagi para kasubdit-kasubdit, mulai (subdit) 1, 2, 3, 4,5 semangatkan anggotanya lagi, gairahkan anggotanya lagi. Yang menaikkan citra Dittipidnarkoba adalah pengungkapan," tambahnya. 

Lebih lanjut, Mukti pun mengapresiasi jajarannya yang telah berhasil melakukan pengungkapan besar di tahun 2023,salah satunya jaringan narkoba internasional Fredy Pratama. 

"Terima kasih, Pak Cahyo, di tahun 2023 Bapak mengukir kasus Fredy Pratama dengan dengan Pak Wishnu dan lainnya," kata Mukti 

"Saya harapkan ada lagi kasus lain yang besar Pak Cahyo untuk TPPU. Saya minta bulan Februari semua subdit bisa ungkap yang besar," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.