REQNews.com

Mesir Bangun 'Tembok Misterius' di Perbatasan Gaza Saat Israel Bersiap Gasak Rafah

News

Saturday, 17 February 2024 - 05:50

Kairo, REQNews.com -- Mesir membangun tembok dekat perbatasan dengan Gaza di tengah kekhawatiran Israel menggelar serangan darat besar-besaran untuk mendorong warga Palestina keluar dari Rafah.

Associated Press, New York Times, dan sejumlah lain -- dengan menampilan foto-foto satelit -- melaporkan pengerjaan konstruksi berupa pembersihan lahan dan pemasangan tembok. Pejabat Mesir menolak membahas tujuan proyek, tapi laporan lain menyatakan tembok itu akan menjadi zona penyangga yang dibentengi untuk mengakomodasi warga Gaza yang melarikan diri dari serangan darat Israel ke Rafah.

Pengerjaan konstruksi dimulai awal Februari, ketika Israel memulai persiapan serangan darat ke Rafah -- perlindungan terakhir warga Palestina dari genosida. Terdapat 1,4 juta warga Gaza di Rafah. Mereka tiba sejak awal perang 7 Oktober 2023, saat Israel membombardir tanpa henti sekujur Gaza.

Kairo bersikeras tidak memaksa pengungsi Palestina memasuki wilayahnya. Namun sedemikian banyak warga Gaza berdesakan di Rafah dan Israel bertekad menghabisi Hamas, Mesir bersiap menghadapi krisis kemanusiaan paling mengerikan dan membahayakan perjanjiand amai dengan Israel.

Sejauh ini Rafah masih menjadi sasaran serangan udara Israel setiap hari, dengan korban anak-anak dan wanita terus berjatuhan. Di tengah Gaza, terutama di Khan Younis, pasukan darat Israel masih dibuat report perlawanan gerilya kota Brigade al-Qassam.

The New York Times, mengutip kontraktor yang ditugaskan militer Mesir, melaporkan tembok akan menutup area seluas lima killmeter persegi di zona penyangga dekat perbatasan selatan Gaza. Tembok menjulang setinggi 16 kai, atau lima meter lebih.

Menhan Israel Yoav Gallant mengatakan pihaknya tidak akan mencoba memaksa warga Gaza masuk ke Mesir. "Kami menghormati dan menghargai perjanjian damai dengan Mesir, yang merupakan landasan stabilitas kawasan dan mitra penting," kata Gallant.

Pernyataan Gallant bisa ditafsirkan beragam. Salah satunya, Israel akan berusaha menghabisi warga Palestina di Rafah, sebelum mereka nyeberang ke Mesir.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.