Prihatin Antisemitisme, Uskup Agung Inggris Tolak Bertemu Pendeta Lutheran Palestina
London, REQNews.com -- Uskup Agung Canterbury Justin Welby membatalkan pertemuan dengan Munther Isaac, pendeta Lutheran Palestina dari Beit Lahm.
Pembatalan diumumkan setelah Munther Isaac ikut serta dalam platform dengan mantan pemimpin buruh Jeremy Corbyn dalam rapat umum pro-Palestina. Justin Welby menegaskan keprihatinannya atas peningkatan antisemitisme sejak 7 Oktober 2023.
Menurut Welby, pertemuan Muther Isaac dan Jeremy Corbyn dalam rapat umum pro-Palestina akan menimbulkan masalah besar bagi komunitas Yahudi.
Isaac adalah pendeta Palstina dari Gereja Lutheran Injili Natal di Beit Lahm. Ia mengekspresikan kesedihan mendalam atas genosida di Gaza dalam kotbah Natal-nya.
"Jika Yesus lahir hari ini, dia mungkin akan lahir di bawah reruntuhan," kata Isaac dalam kotbah yang direkam dalam video dan viral.
Isaac juga berpidato dalam rapat umum Kampanye Solidaritas Palestina akhir pekan lalu. Corbyn juga menjadi salah satu pembicara pada rapat umum itu karena diundang Husam Zomlot, duta besar Palestina untuk Inggris.
Dalam wawancara dengan The Guardian, Isaac mengatakan para pembantu uskup agung memberitahunya bahwa jika dia berbagi platform dengan Corbyn, pertemuan tidak mungkin dilakukan.
"Ini memalukan. Bukan tipe kekristenan saya yang tidak bersedia bertemu pendeta ain karena Anda tidak ingin menjelaskan alasan bertemu," kata Isaac.
Menurut Isaac, Gereja Inggris menari-nari di sekitar posisi, dan akhirnya tidak berkata apa-apa. Mereka kurang berani mengatakan sesuatu.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.