Aksi Bakar Diri Memprotes Genosida Gaza dan Sikap Pers AS
Washington DC, REQNews.com -- Aaron Bushnell, personel Angkatan Udara (AU), bukan orang pertama yang bakar diri sebagai protes genosida di Jalur Gaza. Desember 2023, seorang wanita melakukan hal serupa, tapi berita susulan insiden itu tidak pernah ada.
Situs nymag.com memberitakan wanita itu membakar diri di depan konsulat Israel di Atalanta saat terjadi aksi demo pro-Pelestina dan protes pembantaian di Gaza. Wanita itu selamat tapi terluka parah dan dirawat di rumah sakit dengan penjagaan ketat.
Seorang veteran Angkatan Darat (AD) berusia 61 tahun yang bekerja sebagai penjaga keamanan di konsulat itu menderita luka barar saat berusaha menyelamatkan wanita itu.
Liputan pers atas peristiwa ini relatif hanya satu hari. Tidak pernah ada keterangan siapa wanita itu. Orang-orang yang ikut dalam aksi protes itu seolah bungkam, atau berbicara tapi tidak diliput pers. Media sosial juga senyap, seolah tidak ada yang membahas aksi nekat wanita itu.
Aksi Aaron Bushnell menjadi beda karena dia melakukannya sendiri, menyiarkan langsung aksinya lewat Twitch, dan seorang wartawan independen mengunggah gambarnya di X. Lebih dari itu, Bushnell menyebut nama dan memperlihatkan identitasnya sebagai personel militer AS.
Pers melacak Bushnell dan kesatuannya, aktivitasnya di media sosial, dan semua yang berkenaan dengan dirinya. Yang masih ditutupi pemerintah AS adalah keluarganya. Bahkan pihak Angkatan Udara (AU) AS belum akan mengumumkan kematiannya dalam 24 jam setelah pelaku aksi protes ekstrem itu meregang nyawa.
Aksi bakar diri sebagai protes anti-perang muncul kali pertama saat Perang Vietnam. Dimulai dengan Bikkhu Thic Quang Duc, yang membakar diri di persimpangan jalan Saigon sebagai protes atas perlakukan buruk rezim Katolik Presiden Ngo Dien Diem yang berkuasa di Vietnam Selatan.
Aksi Quang Duc diikuti sejumlah bikkhu lainnya, yang mendorong terjadinya kudeta terhadap Ngo Dien Diem. Saat itu, Perang Vietnam sedang berkecamuk hebat. AS terlibat langsung membantu Vietnam Selatan.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.