Diblokade Israel, Yordania Jatuhkan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Lewat Udara
AMMAN, REQNews - Buntut perang Israel-Hamas yang terus bekecamuk di jalur Gaza dan sulitnya memberikan bantuan lewat jalur darat yang diblokade Israel, Tentara Yordania, memberikan bantuan di diantaranya makanan dari udara di Gaza Utara.
“Pasukan Yordania melakukan empat penerjunan udara yang membawa bantuan untuk rakyat Gaza, di bawah arahan Raja Yordania Abdullah II,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh tentara Yordania.
Bantuan udara itu dilakukan sebagai bagian dari usaha Yordania untuk memberikan dukungan kepada warga di Jalur Gaza dan memperkuat ketahanan mereka di tengah situasi eskalasi yang sedang terjadi di Israel.
“Bantuan tersebut terdiri atas bantuan dan persediaan makanan, termasuk makanan siap saji yang bernilai gizi tinggi, untuk meringankan penderitaan masyarakat Jalur Gaza.” tambah pernyataan itu.
Upaya tersebut sebagai berkelanjutan Yordania untuk mengirimkan lebih banyak bantuan medis, pertolongan dan makanan kepada masyarakat di Jalur Gaza.
"Operasi ini bertujuan untuk mengurangi dampak perang dan mengkompensasi kekurangan makanan dan obat-obatan akibat berlanjutnya agresi Israel di daerah kantong tersebut," katanya.
Yordania sejauh ini telah melakukan 16 operasi penerjunan udara sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober dengan berkoordinasi dengan angkatan udara Israel, setelah Israel sendiri memblokir masuknya bantuan ke jalur Gaza yang diblokade.
Bantuan udara yang diumumkan sebelumnya, termasuk operasi gabungan dengan Belanda, mengirimkan bantuan medis dan lainnya ke rumah sakit lapangan Yordania di Gaza utara.
Kritik ditujukan kepada Yordania atas pengiriman bantuannya karena barang-barang yang dikirimkan melalui udara rusak parah akibat air dan tetap saja, masyarakat Gaza, yang tidak mempunyai makanan lagi, berenang ke laut untuk mengambil bantuan tersebut karena tidak adanya alternatif yang lebih baik.
Persediaan Yordania termasuk kurma, tepung, beras, dan daging, yang semuanya tidak dapat dimakan karena air. Namun, ada MRE (Makanan Siap Makan yang dikirim oleh militer) yang tidak terpengaruh.
Penerjunan melalui udara ini juga mendapat kritik karena tidak melibatkan Gaza utara, yang diblokade sepenuhnya dan menyebabkan ratusan ribu warga Palestina menderita kelaparan. Kematian akibat kelaparan dilaporkan telah terjadi pada bayi, balita hingga remaja Palestina di wilayah tersebut.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.