Google 'Larang' Chatbot Kecerdasan Buatan (AI) Gemini Menjawab Pertanyaan Soal Pemilu
California, REQNews.com -- Google Inc 'melarang' chatbot kecerdasan buatan (AI) Gemini menjawab pertanyaan soal pemilu di seluruh dunia, dengan alasan menghindari potensi kesalahan langkah dalam penerapan teknologi AI.
Larangan ini terjadi saat kemajuan AI generatif, termasuk pembuatan gambar dan video, meningkatkan kekhawatiran akan misinformasi dan berita palsu di masyarakat yang membuat pemerintah membuat aturan.
New York Post sempat bertanya kepada AI Gemini soal pemilu AS yang akan mempertemukan kembali Joe Biden dan Donald Trump, dan jawabannya; "Saya masih belajar bagaimana menjawab pertanyaan ini. Cobah gunakan Google Penelusuran."
Google mengumumkan pembatasan ini di AS, Desember lalu, dan mengatakan pembatasan ini akan berlaku menjelang pemilu.
"Sebagai persiapan menghadapi banyak pemilu di seluruh dunia sepanjang 2024, dan dengan alasan kehati-hatian, kami membatasi jenis pertanyaan soal pemilu," kata juru bicara Alphabet.
Selain di AS, pemilu nasional akan digelar di Afrika Selatan dan India -- dua negara demokrasi terbesr. India telah meminta Google menjawab pertanyaan lebih akurat. Jawaban yang salah akan bikin masalah.
Meta Platform, perusahaan induk Facebook, mengatakan akan membentuk tim untuk mengatsi disinformasi dan penyalahgunaan AI generatif menjelang pemilihan Parlemen Eropa, Juni mendatang.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
