Dalang Penembakan Massal di Moskow Libatkan Tiga Negara Ini? Faktanya Begini
JAKARTA, REQnews - Insiden penembakan di Moskow pada Jumat 22 Maret 2024 disebut Rusia melibatkan Ukraina dan sekutunya. Kepala Federal Security Service (FSB) Rusia menegaskan jika Ukraina, Inggris dan AS berada di balik serangan teroris yang menewaskan 139 orang di Moskow.
Kepala FSB Alexander Bortnikov menegaskan jika serangan itu sangat bermanfaat bagi badan intelijen Barat dan Ukraina. Ia mengklaim bahwa mereka ingin Rusia menjadi kacau.
Berdasarkan informasi CNBC, Bortnikov tidak memberikan bukti pendukung klaimnya tersebut. Sementara Ukraina dan dua negara lain seperti AS serta Ukraina belum berkomentar terkait klaim Bortnikov.
Kelompok militant ISIS mengaku jika mereka melakukan aksi tersebut. Maka Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui serangan tersebut melibatkan kelompok radikal. Namun tidak mengesampingkan adanya peran Ukraina.
Adapun penembakan massal terjadi pada Jumat 22 Maret. Sejumlah orang bersenjata menyerang Crocus City Hall jelang sebuah konser rock.
Mereka menembakkan senjata otomatis dari jarak dekat. Pengunjung pun berhamburan. Bahkan seorang saksi, Natalya, mengaku mendengar suara tembakan dari belakangnya saat sedang mengantre masuk.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.