REQNews.com

Tinjau Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang, Kapolri Ungkap Strategi Wujudkan Mudik Aman-Nyaman

News

Friday, 05 April 2024 - 13:25

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Polri)Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Polri)

BALI, REQnews - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta stakeholder terkait melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang. 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan dan pengamanan arus mudik-balik Lebaran 2024. 

Sigit mengatakan bahwa strategi dan upaya telah dilakukan untuk mewujudkan arus mudik dan balik yang aman serta nyaman di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang. 

"Beberapa perbaikan yang saya kira ini tentunya akan sangat membantu mulai dari penambahan dermaga kemudian pendalaman terhadap beberapa wilayah yang dangkal sehingga kapal-kapal besar bisa merapat," kata Sigit dikutip pada Jumat 5 April 2024. 

Selain itu, ia mengatakan bahwa pihak ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) juga telah melakukan penambahan Buffer Zone untuk mengantisipasi antrean kendaraan yang hendak menyeberang. 

Mengingat, kata dia, berdasarkan data survei Kemenhub terjadi peningkatan jumlah pemudik pada tahun sebesar 56 persen. 

Sigit mengatakan bahwa pihak terkait juga telah menyiapkan pengaturan Geofencing terkait sistem penjualan tiket. Hal itu dilakukan untuk menghindari penjualan tiket yang liar atau munculnya calo. 

"Saya kira akan menjadi hal bagus. Sehingga masyarakat bisa terbebas dari potensi penjualan tiket secara liar dan ini semua tentunya menjadi bagian upaya kesiapan khususnya bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik melalui Gilimanuk dan Ketapang," lanjutnya. 

Ia pun mengimbau kepada seluruh pihak terkait untuk melakukan sosialisasi terkait strategi dan upaya kesiapan mudik terhadap masyarakat. Harapannya, agar masyarakat bisa merasakan mudik yang aman dan nyaman. 

"Sehingga masyarakat yang akan antre juga lebih paham dan bisa memilih di buffer zone mana termasuk titik-titik penjualan tiket selain yang resmi dan area geofencing yang tadi di atur secara umum," lanjutnya. 

Jenderal bintang empat Polri itu juga mengimbau kepada ASDP dan lintas sektoral terkait lainnya untuk aktif berkoordinasi dengan pihak BMKG untuk mengantisipasi fenomena cuaca yang sewaktu-waktu bisa berubah. 

"Koordinasi dengan BMKG terus dilaksanakan. Sehingga terhadap kontijensi plan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan semua harus siap. Termasuk kesiapan dari peralatan untuk keselamatan penumpang selama di kapal," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.