Ribuan Demonstran pro-Palestina Gelar Aksi di Festival Tahunan Eurovision di Swedia
Malmo, REQNews.com -- Malmo, kota di selatan Swedia, kebanjiran 100 ribu pengunjung kontes penyanyi tahunan Eurovision. Namun ribuan dari mereka datang untuk berdemo pro-Palestina, mengecam genosida yang dilakukan Isreal di Gaza.
Aktivis iklim Greta Thunberg terlibat dalam demo itu. "Kaum muda memimpin dan menunjukan kepada dunia bagaimana kita harus bereaksi terhadap kebiadaban Israel di Gaza," kata Thunberg, 21 tahun, seraya mengenakan kaffiyeh -- syal tradisional Palesetina dan simbol perlawanan.
Barikade logam dan balok beton dipasang di sekitar Malmo Arena, turan rumah kompetisi. Polisi menjaga lokasi dan pengunjung harus melewati detektor logam sebelum memasuki arena.
Sesuai jadwal, kontestan Israel Eden Golan akan membawakan lagu Hurricane di semifinal kedua, Kamis malam.
Di alun-alun Stortorget, tujuh kilometer dari tempat kompetisi, sekelompok besar pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palesetina dan meneriakan boikot Israel.
Polisi memperkirakan 5.000 orang menghadiri demonstrasi itu. "Secara keseluruhan, keadaan terkendali, dan kami menolak beberapa orang," kata juru bicara polisi.
Lotta Svensson, komandan polisi, mengatakan ada keamanan tinggi di sekitar delegasi dari semua negara. Polisi, katanya, mewaspadai Israsel.
Uni Penyiaran Eropa (EBU), penyelenggara Eurovision, menolak seruan agar mencoret Israel dari daftar peserta dan meminta penyanyi pencipta lagu dari negara Yahudi menghapus lirik lagu October Rain -- yang tampanya merujuk pada serangan Hamas.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.