REQNews.com

35 Pengungsi Palestina Tewas Usai Israel Bombardir Rafah Pada Minggu Kemarin

News

Senin, 27 Mei 2024 - 12:02

Seorang anak Palestina di bawah bendera negaranya sedang memandang kendaraan alat berat IsraelSeorang anak Palestina di bawah bendera negaranya sedang memandang kendaraan alat berat Israel

RAFAH, REQNews - Petugas kesehatan Palestina mengatakan serangan udara Israel di Kota Rafah, Gaza selatan, menewaskan sedikitnya 35 orang pada hari Minggu 26 Mei 2024.

Serangan itu menghantam tenda-tenda pengungsi, bahkan banyak lainnya terjebak dalam puing-puing yang terbakar.

Otoritas Kesehatan Jalur Gaza mengatakan perempuan dan anak-anak merupakan korban terbanyak yang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Serangan pada Minggu terjadi dua hari setelah Mahkamah Internasional (ICC) memerintahkan Israel mengakhiri serangan militernya di Rafah, di mana lebih dari separuh dari 2,3 juta penduduk Jalur Gaza mencari perlindungan sebelum kota itu diserang Israel awal bulan ini.

Puluhan ribu orang masih berada di wilayah tersebut, sementara banyak lainnya telah mengungsi.

Rekaman dari lokasi serangan udara menunjukkan kerusakan parah. Tentara Israel mengonfirmasi serangan tersebut dan mengatakan bahwa serangan itu mengenai instalasi Hamas dan menewaskan dua militan senior Hamas. Mereka mengaku sedang menyelidiki laporan bahwa warga sipil terdampak.

"Menteri Pertahanan (Israel) Yoav Gallant berada di Rafah pada hari Minggu dan diberi pengarahan tentang pendalaman operasi di sana," sebut pernyataan Kementerian Pertahanan Israel, seperti dilansir kantor berita AP, Senin 27 Mei 2024.

Seorang juru bicara Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat karena upaya pencarian dan penyelamatan terus berlanjut di lingkungan Tel al-Sultan di Rafah.

Sumber yang sama menegaskan bahwa lokasi tersebut telah ditetapkan oleh Israel sebagai "kawasan kemanusiaan", yang tidak termasuk dalam wilayah yang mereka perintahkan untuk "dikosongkan" pada awal bulan ini.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.