REQNews.com

Polisi Akhirnya Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Tol Sidoarjo dan Surabaya

News

Monday, 27 May 2024 - 14:31

Ilustrasi penembakan (foto:Istimewa)Ilustrasi penembakan (foto:Istimewa)

SURABAYA, REQNews  – Polisi sudah menangkap satu terduga pelaku rentetan insiden penembakan misterius yang terjadi di Tol Waru, Kabupaten Sidoarjo, dan Surabaya selama tiga hari berturut-turut pekan lalu.

Akhirnya kerja keras tim gabungan Kepolisian Daerah Jawa Timur yang mendalami rentetan insiden penembakan misterius itu berhasil menguak keberadaan pelaku.

Kepala Subdit Jatanras pada Ditreskrimum Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan bahwa pihaknya sudah menangkap satu terduga pelaku.

“Sudah, ini masih pengembangan,” katanya, Minggu 26 Mei 2024.

Namun, Jumhur menolak menjelaskan lebih rinci soal penangkapan terduga pelaku tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Dirmanto menuturkan, aksi koboi jalanan tersebut diduga dilakukan lebih dari satu orang. Alasannya, pelaku menggunakan sebuah mobil Toyota Innova. 
“Sekarang masih kita telusuri dan kita dalami,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga peristiwa penembakan misterius terjadi di sekitar Tol Waru, Kabupaten Sidoarjo, dan Surabaya, selama tiga hari berturut-turut pada pekan lalu. Peristiwa pertama terjadi di Tol Waru mengarah Surabaya pada Minggu, 19 Mei 2024, dini hari. korbannya ialah sebuah truk yang dikemudikan Eko Cahyono.

Lalu kedua, sedangkan penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di Jalan Raya Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya, pada Senin, 20 Mei 2024. Korbannya seorang pengepul barang bekas bernama Kusharto. Akibatnya, ia menderita luka-luka akibat diterjang peluru air softgun pelaku.

Sedangkan peristiwa ketiga terjadi pada Selasa, 21 Mei 2024, di sekitar Gerbang Tol Waru, lokasinya persis seperti peristiwa pertama. Korbannya juga sopir truk bernama Ramlan Waskito.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.