REQNews.com

Heboh Video Diduga Ibu Cabuli Anak Kandung, Kini Identitasnya Terungkap Ternyata Warga Tangerang

News

Minggu, 02 Juni 2024 - 11:30

Viral Ibu Diduga Cabuli Anak Laki-lakinya (Foto:Istimewa)Viral Ibu Diduga Cabuli Anak Laki-lakinya (Foto:Istimewa)

TANGERANG, REQNews - Video seorang wanita muda diduga melakukan pelecehan pada anak lelakinya menghebohkan jagat maya. Kini identitas wanita tersebut dibongkar warganet.

Wanita tersebut disebut berinisial R dan tinggal di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten.

Video pencabulan tersebut viral dan dibagikan berulang kali di berbagai platform media sosial dan membuat geram warganet.

Video itu menarik perhatian akun  yang identik dengan aktivitas doksing. Doksing adalah tindakan berbasis internet untuk meneliti dan menyebarluaskan informasi pribadi secara publik terhadap individu atau organisasi.

Dalam unggahan terbarunya sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu 2 Juni 2024 dini hari, akun @dhemit_is_**** menyebut bahwa wanita tersebut berinisial RA dan saat ini masih berusia 22 tahun.

Wanita itu disebut tinggal di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten dan berstatus sudah menikah.

Akun @dhemit_is_**** juga mengungkap akun instagram wanita tersebut dan anaknya yang menjadi korban pencabulan.

Sementara bocah tersebut berinisial MR dan ditandai dengan tagar #Boskecil yang menguatkan dugaan bahwa bocah tersebut merupakan anak kandung RA.

Sebelumnya, viral di media sosial video seorang ibu diduga cabuli anak kandung. Video tersebut  trending di aplikasi X (Twitter) pada Sabtu 1 Juni 2024.

dalam video yang tersebar tampak anak laki-laki yang masih berumur 2 tahun diduga dicabuli oleh ibu kandungnya sendiri.

Tanpa mengenakan pakaian, pelaku berusaha menggauli korban dengan cara memasukkan alat kelamin pada anaknya yang sedang terbaring di kasur. Padahal anak laki-laki tersebut masih kecil alias di bawah umur.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.