REQNews.com

Serdadu Junta Militer Myanmar Tembak Mati Biksu Paling Dihormati, Pemeluk Buddha Marah

News

Jumat, 21 Juni 2024 - 01:28

Foto: Global New Light of MyanmarFoto: Global New Light of Myanmar

Mandalay, REQNews.com -- Serdadu junta militer Myanmar, Rabu 19 Juni, menembak mati Sayadaw Bhaddanta Munindabhivamsa -- biksu senior dan mantan anggota Komite Sangha Nayaka Negara, otoritas tertinggi Buddhis di Myanmar -- dan berusaha menyebarkan kabar bohong.

Irrawaddy memberitakan Biksu Sayadaw ditembak di dekat Bandara Tada U, Mandalay, Saat itu Biksu Sayadaw, bersama beberapa biksu lainnya, berada di dalam mobil. Tatmadaw, sebutan serdadu junta militer Myanmr, meleps tembakan dari atas truk.

Biksu Sayadaw tewas di tempat. Biksu Bhaddanta Gunikabhivamsa, kepala biara Pusat Pembelajaran Buddhisme Kanthonhsint di Kotapraja Mingaladon Yangon, luka akibat pecahan kaca.

Saksi mata mengatakan Tatmadaw menembak kendaraan biksu karena tidak menepi. Pembunuhan itu memicu kemarahan penganut Buddha di sekujur Myanmar. Media yang dikelola pemerintah berusaha mengatasi keadaan dengan menyebarkan berita bohong.


Dibuat Malu

Menurut media junta, kendaraan yang ditumpangi Biksu Sayadaw meledak saat melaju ke kawasan yang dikuasai Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF), kelompok pemberontak yang muncul pasca kudeta tahun 2021.

PDF, menurut media junta, meledakan kendaraan itu dengan ranjau. Biksu Sayadaw, berusia 78 tahun, tewas dalam ledakan. Publik percaya, tapi video viral di online mengungkap kebohongan junta.

Adalah Biksu Bhaddanta Gunikabhivamsa yang memberi kesaksian sesungguhnya. Dalam video itu, Biksu Bhaddanta bercerita bagaimana Tatmadaw melepas tembakan ke arah mobil.

"Tentara di atas truk melepas tujuh atau delapan tembakan ke mobil yang kami tumpangi," kata Biksu Bhaddanta. "Saya keluar dari mobil dan berkata; mengapa kalian begitu kejam terhadap biksu. Tentara menjawab tidak tahu ada biksu di dalam mobil.:

Tentara itu, masih menurut Biksu Bhaddanta, mengaku salah tembak dan mengira itu kendaraan musuh karena jendela tertutup. Namun, tentara memintanya memberikan ponsel, dan tidak menghubungi siapa pun.

Yang membaut junta militer malu adalah kesaksian Biksu Bhaddanta sama dengan laporan insiden yang disampaikan Kepala Departemen Urusan Agama Wilayah Mandalay kepada direktur jenderalnya di Naypyitaw.

Dalam laporan itu terterta biksu senior terbunuh setelah patroli keamanan menembaki kendaraan yang melaju, dan tidak menepi saat diperintah berhenti. Laporan itu tidak meyebut adanya pertempuran di tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sitagu Sayadaw, biksu terkemuka yang dekat dengan junta militer Myanmar, belum mengomentari pembunuhan ini.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.