REQNews.com

Mengejutkan! Dua Pesawat Airbus Dibawa Kabur ke Iran, Begini Kronologinya

News

Sunday, 23 June 2024 - 19:02

Ilustrasi berpergian dengan pesawat (istimewa)Ilustrasi berpergian dengan pesawat (istimewa)

VILNUS, REQNews  - Dua pesawat Airbus A340 dikabarkan "dibawa kabur" dari Lithuania ke Iran. Pesawat Airbus tersebut harusnya bertolak dari Lithuania ke Sri Lanka dan Filipina, namun justru mendarat di Iran.

Kabar mengejutkan ini dikutip dari pemberitaan Defencesecurityasia, yang mengunggah soal dua pesawat Airbus tersebut.

"Pihak tak dikenal berhasil menyelundupkan dua pesawat komersial Airbus A340 milik perusahaan leasing Macka Invest yang berbasis di Gambia, menerbangkannya dari Lithuania ke Iran," demikian tulis laporan tersebut.

Dijelaskan dalam laporan mereka, media di Lituania menunjukkan bahwa salah satu pesawat Airbus A340 mendarat di Bandara Mehrabad sementara yang lainnya mendarat di Bandara Konarak, Charbahar di Iran selatan.

“Dengan ini, maskapai penerbangan Iran, Mahan Air, telah berhasil mengakuisisi dua pesawat komersial, menghindari sanksi ekonomi yang dikenakan pada negara tersebut karena program nuklirnya,” kata laporan itu.

Kedua pesawat dilaporkan mematikan transpondernya segera setelah memasuki wilayah udara Iran untuk mencegah pelacakan posisi akhir mereka.

Sementara, Airbus A340 lainnya, juga milik Macka Invest yang dilarikan ke Iran awalnya ditujukan ke Filipina.

Aurelija Kuezada, Direktur Bandara Siauliai di Lithuania, berbicara kepada media lokal, mengatakan, pesawat tersebut dilarang terbang ke tujuan yang dimaksudkan karena membawa berbagai suku cadang pesawat.

“Pesawat itu seharusnya terbang ke Filipina, tapi kami mengantisipasi pesawat itu juga bisa mendarat di Iran, dan kami tidak berdaya untuk mencegahnya,” katanya.

Pihak berwenang Lituania telah menyatakan bahwa penerbangan kedua Airbus A340 di luar wilayah udara Lithuania tidak menimbulkan kekhawatiran apa pun dan dianggap sebagai tanggung jawab otoritas nasional lainnya.

Insiden ini mengulangi kejadian serupa pada tahun 2022 ketika empat pesawat komersial Airbus A340 lepas landas dari Johannesburg menuju Uzbekistan tetapi, mendekati wilayah udara Iran, mematikan transpondernya dan dilaporkan mendarat di Iran.

Karena sanksi ekonomi yang berasal dari pengembangan nuklirnya, maskapai penerbangan komersial Iran dilarang membeli pesawat komersial baru dan suku cadangnya.

Sanksi ini telah menyebabkan krisis dalam industri penerbangan komersial, dengan lebih dari 500 pesawat dilarang terbang dan tidak dapat terbang karena kurangnya suku cadang.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.