REQNews.com

The Washington Post: Israel tak Siap Berperang Melawan Hizbullah

News

Monday, 15 July 2024 - 22:35

Pasukan Hizbullah di Lebanon. Foto: Al MayadeenPasukan Hizbullah di Lebanon. Foto: Al Mayadeen

Washington, REQNews.com -- Pejabat Israel mengatakan akan mengembalikan Lebanon ke zaman batu. Kenyataannya, demikian The Washington Post melaporkan, Israel tak siap berperang melawan Hizbullah.

Israel, menurut surat kabar terkemuka di AS itu, telah merencanakan perang melawan Hizbullah selama berbulan-bulan. Benny Gantz -- mantan anggota kabinet perang Israel -- mengatakan setelah serangan udal Hizbullah yang menewaskan dua warga Israel, beberapa anggota kabinet mendesak PM Benjamin Netanyahu untuk menyetujui serangan le selatan Lebanon pada Maret 2024.

"Namun, Netanyahu ragu-ragu," kata Gantz, seraya menambahkan bahkan perdana menteri tidak berkomitmen untuk memastikan pemukim Israel dapat kembali ke rumah-rumah mereka di utara pada 1 September.

Hizbullah melancarkan serangan roket sejak 8 Oktober, sebagai tanggapan terhadap genosida yang sedang berlangsung di Gaza. Hizbullah menyatakan serangannya untuk menekan Israel agar menghentikan perang di Gaza, dan berulang kali menegaskan serangan akan berhenti setelah agresi Israel di Gaza berakhir.

Namun, Israel belum berhasil melenyapkan Hamas -- yang menjadi tujuan perang di Gaza. PM Netanyahu juga belum mengungkapkan rencana keluar dari Gaza.

Mengingat kegagalan Israel mencapai tujuan i Gaza, Hizbullah merupakan ancaman lebih besar terhadap entitas pendudukan, demikian laporan The Washington Post. Hizbullah bersenjata lebih baik dan profesional dibanding Hamas.

Suara-suara di wilayah pendudukan mengungkapkan kekhawatiran pasukan Israel telah habis karena terlibat perang terpanjang dalam beberapa dekade terakhir. Jadi, tidak ada solusi yang diharapkan untuk mengatasi eskalasi di perbatasan.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.