REQNews.com

Thomas Crooks Berada di Atap Gedung 26 Menit Sebelum Menembak Donald Trump, Polisi Ngapain Aja?

News

Tuesday, 16 July 2024 - 11:36

Foto: New York PostFoto: New York Post

Pennsylvanis, REQNews.com -- WPXI, situs lokal Pennyslvania, memberitakan satu tim penembak jitu kepolisian lokal berada di dalam gedung, saat Thomas Crooks melepas delapan tembakan ke arah mantan presiden Donald Trump dari atap gedung yang sama .

Gedung pabrik AGR International Inc di Butler, Pennsylvania itu digunakan sebagai 'pos pengawasan' bagi penembak jitu untuk memindah ancaman ketika Donald Trump berbicara di atas panggung. Jarak gedung ke panggung kampanye Trump sekitar 130 meter.

Mengutip sejumlah sumber, New York Post memberitakan polisi berada di dalam gedung, tidak di atap. Crooks memanjat dinding tanpa tantangan. WPXI juga melaporkan Crooks terlihat di atap gedung 26 menit sebelum melepas tembakan, dan seorang polisi dari Unit Layanan Darurat Beaver County sempat mengambil fotonya.

Seorang petugas dari Kotapraja Butler naik ke bahu rekannya untuk memeriksa atap gedung beberapa saat sebelum penembakan. Crooks berbalik dan mengarahkan moncong senapan ke arah polisi itu. Polisi itu mundur.

Polisi negara bagian tak bersedia menanggapi permintaan komentar atas pengungkapkan WPXI.


Siapa Bertanggung Jawab

Berbagai lembaga kepolisian setempat ditugaskan mengamankan area di luar lokasi Butler Farm Show, tempat Trump berpidato, dengan perwakilan Paspampres Anthony Gugliemi menunjukan lembaga lokal bertanggung jawab atas area tempat penembakan dilepaskan.

Sumber-sumber penegak hukum mengatakan gedung itu, tempat Crooks melepas tembakan dari atap, dibersihkan oleh polisi sebelum acara kampanye dimulai. Tim penembak jitu dari kepolisian lokal menggunakan lokasi pabrik sebagai pos pengawasan.

Namun, tidak ada polisi yang naik ke atap untuk mengawasi acara kampanye Trump. Alasan pihak kepolisian tidak diketahui.

Pemukim di sekitar tempat kampanye mengatakan tidak pernah dihubungi penegak hukum untuk mengatur keamanan pada hari-hari sebelum kejadian. Foto-foto dari wilayah itu menunjukan gerbang ke fasilitas penembak menyelinap dalam keadaan tertutup rapat.

"Tidak ada yeng menghubungi saya," kata Valerie Fennell, yang propertinya berbatasan dengan lahan pertanian dan pabrik AGR.

Polisi lokal punya alasan untuk mengelang dari tanggung jawab. George Bivens, letnan kolonel polisi negara bagian, mengatakan Paspampres selalu memimpin pengamanan seperti ini meski secara rutin dipanggil untuk membantu. Jadi Paspampres yang seharusnya bertanggung jawab.

Rekaman kampanye menunjukan tim anti-penembak jitu Paspampres mengarahkan senapan ke Crooks sebelum si penembak melepas delapan peuru ke arah Trump. Tidak jelas apakah tim penembak jitu Paspampres melihat Crooks. Yang semua tahu adalah tim penembak jitu menembak mati Crooks setelah sang penembak jitu menembak ke arah Trump.

Alasan lain kepolisian lokal untuk mengelak adalah lahan pertanian dan pabrik AGR tidak berada di bawah yurisdiksi mereka. 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.