REQNews.com

Buntut Insiden Penembakan Donald Trump, Bos Dinas Rahasia AS Dilaporkan Mundur

News

Wednesday, 24 July 2024 - 12:31

Insiden penembakan warnai kampanye Donald Trump. (Foto: Youtube Fox News)Insiden penembakan warnai kampanye Donald Trump. (Foto: Youtube Fox News)

WASHINGTON DC, REQNews – Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat, Kimberly Cheatle dilaporkan telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal itu menyusul seruan yang semakin meluas agar dia meletakkan jabatannya pascainsiden percobaan pembunuhan calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, beberapa waktu lalu.

Kabar pengunduran diri Cheatle terungkap lewat laporan NBC News yang mengutip tiga sumber.

Pengunduran diri Cheatle terjadi setelah dia dipanggil para anggota parlemen AS pada Senin 22 Juli 2024 untuk dimintai penjelasannya tentang kegagalan Dinas Rahasia atau juga populer disebut Secret Service dalam mengamankan kampanye Trump di Butler, Pennsylvania, pada 13 Juli lalu.

Pada waktu itu, Trump ditembak sehingga menyebabkan telinga kanan mantan presiden AS itu terluka.

Pejabat FBI mengidentifikasi penembak Trump sebagai Thomas Matthew Crooks (20), seorang pekerja dapur dari Bethel Park, Pennsylvania.

Pelaku terdaftar sebagai anggota Partai Republik. Seorang penembak jitu Dinas Rahasia menembak mati Crooks tak lama setelah dia menembak Trump.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.