Elon Musk Bantah Tuduhan Menyumbang Rp 730 Miliar per Bulan kepada Donald Trump
California, REQNews.com -- Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, membantah tuduhan menyumbang 45 juta dolar AS, atau Rp 730 miliar, setiap bulan untuk mendukung Donald Trump.
Klarifikasi ini muncul setelah Trump menyebut kontribusi Musk dalam rapat umum. Sebelumnya, Elon Musk menulis di X bahwa dia berterima kasih kepada Alexander Soros, putra dan pewaris kekayaan George Soros, yang mendukung Kamala Harris. (selengkapnya baca di sini).
"Saya hanya ingin berterima kasih kepada Alexader Soros karena tidak membuat semua orang khawatir tentang siapa yang akan menjadi boneka berikut," tulis Musk.
Kepada majalah Rolling Stone, Musk mengatakan; "Saya tidak menyumbang 45 juta dolar per bulan kepada Trump." Musk juga membantah laporan Wall Street Journal, yang mengutip sumber, bahwa dirinya berencana mendanai Super PAC -- komite aksi politik pro-Trump.
"Apa yang diberitakan Wall Street Journal tidak benar," kata Musk kepada komentator konservatif Jordan Peterson.
Musk mengatakan dia mendirikan America PAC, yang dipimpin konsultan kampanye Ron DeSantis, untuk mempromosikan prinsip-prinsip dasar AS dibanding bersikap hiper-partisan.
Trump, dalam rapat umum di Michigan, secara tidak akurat mengklaim musk adalah donor penting. "Elon mendukung saya beberapa hari yang lalu. Dia memberi saya 45 juta dolar sebulan," kata Trump.
Musk mengatakan America PAC tidak mendukung kandidat tertentu. Di sisi lain, Musk menyambut baik dukungan Alex Soros terhadap Kamala Harris.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.