Ukraina Terima Gelombang Pertama Jet Tempur F-16, Kremlin: Itu Buka 'Obat Mujarab'
Kiev, REQNews.com -- Ukraina, Rabu 31 Agustus, menerima gelombang pertama jet tempur F-16, tapi tidak diketahui dari mana asal pesawat canggih itu. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan; Itu bukan obat mujarab.
Bloomberg melaporkan sumber tak mau disebut namanya mengatakan F-16 yang tiba di Ukraina sedikit. Namun sumber itu tak menyebut angka.
Asal-usul F-16 juga tak diketahui. Yang pasti, sejumlah negara NATO; Denmark, Belanda, Belgia, Kanada, Luksemburg, Norwegia, Portugal, Polandia, Rumania, dan Swedia, membentuk koalisi F-16. Yunani, Bulgaria, AS, dan Prancis, kemudian bergabung.
Belanda dan Denmark mungkin yang paling banyak 'menyumbang' F-16, masing-masing 24 dan 19. Yang lain berkomitmen melatih pilot Ukraina, sebelum menerbangkan pesawat itu di medan tempur.
Di Moskwa, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengomentari ketigaan F-16 dengan mengatakan; "Tidak obat mujarab untuk Kiev untuk waktu yang lama."
Menurut Peskov, F-16 itu akan muncul, lalu jumlahnya akan berkurang secara bertahap. "Mereka akan ditembak jatuh atau dihancurkan di lanasan," kata Peskov seperti dikutip Russia Today.
F-16 tidak akan mengubah dinamika peristiwa di garis depan pertempuran. Namun Kremlin sejauh ini belum secara resmi mengkonfirmsi kedatangan F-16 di Ukraina.
Moskwa sebelumnya mengatakan senjata Barat apa pun, termasuk F-16, tidak akan mengubah teater perang dan hasil akhirnya. Militer Rusia akan menghancurkan F-16, seperti semua senjata Barat yang didatangkan ke Ukraina.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.