REQNews.com

Ngeri! 20 Anggota Partai Eks PM Bangladesh Sheikh Hasina Tewas Diamuk Massa

News

Thursday, 08 August 2024 - 13:03

Kerusuhan pecah di Bangladesh . (Foto:Via The Nation)Kerusuhan pecah di Bangladesh . (Foto:Via The Nation)

DHAKA, REQNews - Lebih dari 20 anggota Partai Liga Awami pimpinan mantan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, ditemukan tewas di tengah kerusuhan.

Dilaporkan, Dhaka Tribune pada Rabu 7 Agustus 2024, mayat-mayat tersebut ditemukan di berbagai kota di Bangladesh.

Total 29 mayat ditemukan, dari jumlah tersebut, 20 di antaranya adalah jenazah para pemimpin Liga Awami di daerah-daerah setempat. Sementara sembilan mayat lagi diketahui milik anggota keluarga terdekat mereka.

Setidaknya empat jenazah adalah korban pemukulan hingga tewas oleh massa. Sementara korban-korban lain tampaknya kehabisan napas atau terbakar hingga tewas ketika para demonstran yang sudah gelap mata membakar rumah-rumah para pemimpin partai itu.

Pada Senin (5/8/2024) lalu, Hasina dan saudara perempuannya meninggalkan kediaman resmi perdana menteri di Ibu Kota Dhaka untuk mencari tempat yang lebih aman.

Media melaporkan bahwa ribuan pengunjuk rasa menyerbu istana Hasina, setelah perempuan itu kabur ke luar negeri dengan helikopter militer. Mereka menilai sistem kuota tersebut tidak memberikan kesempatan yang setara bagi semua rakyat untuk menjadi pegawai publik.

Kerusuhan di Bangladesh berpangkal dari aksi mahasiswa melawan kebijakan pemerintah terkait sistem kuota yang diskriminatif dalam rekrutmen lapangan kerja di sektor publik.

Sistem kuota yang diterapkan Hasina itu menyediakan sekitar 30 persen posisi untuk keturunan para pejuang kemerdekaan Bangladesh pada gerakan pembebasan tahun 1971. Para pejuang itu memiliki ikatan historis dan politik dengan keluarga Hasina, terutama ayahnya yang juga pendiri Bangladesh, Sheikh Mujibur Rahman.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.