REQNews.com

Polisi Usut Dugaan Pencatutan NIK untuk Dukung Dharma-Kun di Pilgub DKI

News

Sunday, 18 August 2024 - 02:02

KTP (Foto: Doc/Req)KTP (Foto: Doc/Req)

JAKARTA, REQnews - Polda Metro Jaya dalami laporan dugaan pencatutan identitas kependudukan warga untuk syarat dukungan bakal calon gubernur dan wakil gubernur jalur perseorangan di Pilgub Jakarta, Dharma Pongrekun-Kun Wardana. 

"Benar (ada laporan polisi), selanjutnya dilakukan pendalaman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Sabtu 17 Agustus 2024. 

Diketahui, seorang warga bernama Samson sebelumnya telah resmi melaporkan adanya dugaan pencatutan ke ke Polda Metro Jaya. 

Laporan dilayangkan ke Polda Metro Jaya dan diterima dengan nomor LP/B/4830/VII/2024/SPKT POLDA METRO JAYA, tanggal 16 Agustus 2024 dengan terlapor masih dalam lidik (penyelidikan). 

"Membuat laporan polisi terkait dengan pencatutan data nomor induk kependudukan Pak Samson untuk digunakan terhadap pencalonan atau dukungan terhadap calon perseorangan individu gubernur DKI Jakarta atas nama Bapak Komjen Purn Dharma Pongrekun dan wakilnya Bapak Kun," kata Kuasa Hukum Samson, Army Mulyanto di Polda Metro Jaya, Jumat 16 Agustus 2024 malam. 

Ia mengatakan bahwa dalam laporan tersebut, pihaknya turut menyertakan sejumlah barang bukti seperti tangkapan layar hasil pengecekan di situs KPU, identitas milik pelapor, KTP, dan lainnya. 

Lebih lanjut, Samson menyatakan jika dirinya tak pernah mengenal sosok Dharma Pongrekun yang maju sebagai calon independen untuk Pilgub Jakarta. 

Sebelumnya, dugaan pencatutan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP secara sepihak itu viral di media sosial X atau Twitter. 

Masyarakat protes karena tiba-tiba identitas mereka dinyatakan mendukung pasangan calon kepala daerah perseorangan.
 

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.