REQNews.com

Upacara Peringatan Hari Juang Polri Bakal Digelar Pertama Kali di Surabaya Rabu Besok!

News

Monday, 19 August 2024 - 10:02

Mebes Polri (Foto: Hastina/REQnews)Mebes Polri (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Polri pertama kalinya bakal menggelar upacara Hari Juang Polri di depan Monumen Perjuangan Polri, Kota Surabaya, Jawa Timur pada Rabu 21 Agustus 2024. Hal tersebut, akan menjadi hari yang bersejarah bagi Korps Bhayangkara. 

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan jika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor:KEP/95/I/2024 tanggal 22 Januari 2024 lalu tentang Hari Juang Polri. 

"Dan pada 12 Agustus 2024 kemarin, bapak Kapolri mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1325/VII/2024 tentang Tata Cara Upacara Hari Juang Polri," kata Trunoyudo pada Senin 19 Agustus 2024. 

Ia mengatakan bahwa peringatan Hari Juang Polri bakal digelar dengan tema "Dengan Semangat Proklamasi Polisi 1945 Polri Siap Menyongsong Indonesia Emas 2045". 

Nantinya, pada Selasa 20 Agustus 2024 pukul 19.15, bakal digelar sarasehan dan syukuran di Polda Jatim. Kemudian pada esok harinya Rabu 21 Agustus 2024 bakal dilakukan upacara Hari Juang Polri di Monumen Perjuangan Polri, pukul 08.00 WIB. 

"Pada upacara tersebut rencananya bapak Kapolri akan bertindak sebagai Inspektur Upacara," ujarnya. 

Diketahui, 21 Agustus 1945 merupakan hari yang tak terlupakan untuk kepolisian Indonesia. Sejarah mencatat pada saat itu terjadi peristiwa Proklamasi Polisi yang dilakukan Polisi Istimewa, sebelumnya Bernama Tokubetsu Keisatsutai di Bawah pimpinan Inspektur Polisi Kelas 1 Moehammad Jasin. 

Setelah proklamasi kemerdekaan yang dikumandangkan 17 Agustus 1945, Menteri Negeri Otto Iskandar Dinata menetapkan status polisi segera dimasukkan ke dalam kekuasaan Pemerintah Indonesia. 

Menyikapi hal tersebut, M Jasin sebagai Komandan Polisi Istimewa Surabaya mengadakan rapat bersama anggota lainnya membahas kedudukan polisi pasca proklamasi. Dan kemudian disepakati menyatakan sikap kesetiannya kepada Negara Republik Indonesia dengan menyusun teks Proklamasi Polisi. 

Selanjutnya, di bawah kibaran Merah Putih, sekitar 250 orang anggota Kesatuan Polisi Istimewa berkumpul di halaman Markas Polisi Istimewa di Surabaya. Pada saat itu, M Jasin membacakan teks Proklamasi Polisi. 

Sehingga, ini menjadi momentum seluruh polisi di negeri ini Bersatu dengan nama Polisi Republik Indonesia yang terlepas dan diperalat oleh penjajah Jepang pada saat itu. 

Seperti apa yang disampaikan oleh Sang Proklamator Ir Soekarno dalam pidato terakhirnya sebagai Presiden di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1966. Soekarno mengeluarkan semboyan yaitu "JASMERAH" akronim dari "jangan sekali-kali melupakan sejarah".

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.