REQNews.com

Terungkap 4 Pelaku 2 Kali Rudapaksa Siswi SMP 13 Tahun yang Mayatnya Ditemukan di Kuburan Cina Palembang

News

Jumat, 06 September 2024 - 10:31

Tampang 4 Pelaku Rudapaksa dan Pembunuhan Siswi SMP di Kuburan Cina Palembang. (Foto: X/@Heraloebss)Tampang 4 Pelaku Rudapaksa dan Pembunuhan Siswi SMP di Kuburan Cina Palembang. (Foto: X/@Heraloebss)

PALEMBANG, REQNews  - Polisi mengungkap 4 bocah dibawah umur di Palembang yang tega memperkosa temanya yang juga masih di bawah umur 13 tahun ternyata hingga dua kali.

"Setelah pindah ke lokasi lain, para pelaku kembali memperkosa korban secara bergilir. Setelah puas para pelaku meninggalkan mayat AA begitu saja dan baru ditemukan keesokan harinya," ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Kamis 5 September 2024.

Kini ke empat bocah tersebut telah berhasil diamankan Polrestabes Palembang bersama Polda Sumsel.

Adapun keempat pelaku yang melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap siswi SMP AA (13) yaitu  IS (16), MZ (13), NS (12), dan AS (12).

Dari keempat pelaku, IS adalah pelaku utama yang merupakan kekasih korban.

Polisi mengungkapkan cara para korban melakukan perbuatan kejinya, dimana pelaku membekap mulut dan hidung AA hingga meninggal dunia.

Mengetahui korban tak lagi berkutik, IS, NS, AS dan MZ mempekosanya secara bergilir. Mayat AA kemudian dibuang oleh mereka setelah puas memperkosaya di kuburan Cina.

AA ditemukan tak bernyawa dengan posisi telentang dan celana yang sudah melorot ke pahanya. Dari hasil autopsi, dokter forensik RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Indra Nasution menyebut AA meninggal karena kehilangan oksigen.

Di tubuh AA juga ditemukan luka akibat benda tumpul yang diduga terjadi saat AA dibekap dan dipindahkan ke TKP kedua.

"Kami mendapatkan beberapa penyebab utama, atas pemeriksaan psikologi yang ada, motif atas tindak pidana ini adalah karena pelaku, terutama IS mengalami nafsu birahi," ujar Harryo dalam konferensi pers.

Harryo menyebut para pelaku kerap menonton film porno. Hal itu ditemukan di ponsel pelaku. "Selain itu juga pelaku mengaku memang ingin melakukan tindakan tidak senonoh tersebut kepada korban saat bertemu," lanjutnya.

Menurut Harryo, terdapat dua lokasi kejadian. Lokasi pertama adalah kuburan Cina. "Tidak ingin ketahuan, para pelaku menggotong korban untuk pindah lokasi ke TKP kedua dengan berjalan kaki yang berjarak 30 menit dari lokasi pertama," bebernya.

Setelah pindah ke lokasi lain, para pelaku kembali memperkosa korban secara bergilir.

Laboratorium forensik Polda Sumsel menemukan banyak luka lecet di tubuh AA karena digotong. Tulang lidah patah akibat dibekap hingga alat vital yang robek.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.