Polri Ungkap Peran 2 Teroris di Bima, Salah Satunya Pimpinan JAD
JAKARTA, REQnews - Kabagpenum Divisi Humas Porli Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengungkap peran dua tersangka terorisme yang ditangkap di Bima, Nusa Tenggara Barat, Rabu 4 September 2024.
Erdi menyebut jika tersangka LHM merupakan pimpinan JAD dan berperan menjadi amir atau orang yang dituakan di dalam kelompok tersebut.
"Sering memberikan khutbah Jumat dengan tema radikal kepada masyarakat umum dan anggota," kata Erdi pada Minggu 8 September 2024.
Selain itu, tersangka juga yang mengerahkan anggota untuk kegiatan ketangkasan fisik dan menggerakkan kegiatan halaqo di Bima, Sumbawa Barat dan Pulau Lombok.
Sementara itu, Erdi menyebut jika tersangka DW berperan dalam proses kaderisasi. Tersangka juga melaksanakan pelatihan fisik beladiri, renang laut dalam rangka penguatan fisik untuk persiapan aksi teror.
"Keduanya mengikuti baiat massal kepada kelompok ISIS dan bergabung kelompok JAD Bima," kata dia.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sejumlah barang bukti yang didapat dari kedua tersangka yaitu senapan angin dan 15 buku.
Ia pun menegaskan jika kelompok JAD, sesuai dengan keputusan pengadilan ditetapkan sebagai kelompok teror. Pihaknya pun berharap kepada masyarakat untuk peka dan tidak berhubungan dengan kelompok tersebut.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk waspada dan mampu memilah agar tidak memasukkan anaknya ke lembaga pendidikan yang memberikan pemahaman radikal.
"Penangkapan kepada tersangka memberikan fakta bahwa kelompok teror secara sistemis melakukan perekrutan dan menanamkan pengamanan yang keliru," ujarnya.
Diketahui, Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya telah menangkap dua tersangka terorisme di dua lokasi yang berbeda.
Tersangka DW di Jalan Gajah Mada, Penarega, Bima, pukul 08.55 WITA. Sedangkan, tersangka LHM ditangkap di Pentol, Kecamatan Mpunda, Bima, sekitar pukul 09.09 WITA.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
