Nenek Saripah Nekat Telanjang di PN Tuban sambil Teriak Presiden Jokowi Gegara Ini
TUBAN, REQNews - Nenek Saripah warga asal Desa Tobo, Kecamatan Merakurak,Kabupaten Tuban melakukan aksi nekat bertelanjang bulat di gedung PN (Pangadilan Negeri) Tuban sambil teriak histeris menyebut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Aksi telanjang itu dilakukannya usai proses mediasi. Mbah Saripah yang keluar ruangan langsung melepas seluruh pakaiannya dan berlarian telanjang bulat sembari meneriakkan nama Presiden Joko Widodo..
Tak pelak, cucu dan menantunya yang tengah menunggu di luar ruang mediasi berusaha menghentikan aksi Mbah Saripah dan mengenakan seluruh pakaian khas Jawa yang ditanggalkan nenek tersebut.
Peristiwa menyayat hati itu sempat disaksikan para pegawai dan pengunjung gedung PN yang berlokasi di Jalan Veteran Tuban.
Juru bicara PN Tuban Rizki Yanuar menyebut, mbah Saripah dan ahli warisnya digugat ahli waris dari Haji Konsul Hariyadi, yaitu Afton Afianto, warga Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, melalui kuasa hukumnya, Mohammad Saifudin.
Sementara itu, Mbah Saripah mengungkapkan, dirinya nekat menanggalkan seluruh pakaiannya lantaran merasa kesal terus-menerus diusik tentang urusan tanah.
Aksi telanjang sekaligus sebagai bentuk protes karena tanah peninggalan suaminya, almarhum Ngadjiran, diduga hendak dikuasai oleh pihak penggugat.
"Di mediasi tadi saya ditawari diselesaikan secara kekeluargaan kalau tanah saya mau dibagi dua. Ini namanya perampasan," ujarnya dalam bahasa Jawa.
Menurut Mbah Saripah, tanah yang sekarang ini menjadi objek gugatan merupakan tanah peninggalan suaminya yang diperoleh dari orang tuanya, yakni almarhumah Manis pada tahun 1980.
"Saya punya akta hibahnya. Dulu suami sempat mau mengurus sertifikat, namun suami keburu meninggal," katanya.
Mbah Saripah mengaku kaget lantaran pihak penggugat mengklaim telah mengantongi sertifikat hak milik (SHM) atas tanah tersebut. Padahal ia dan suaminya merasa tidak pernah menjual kepada siapapun.
"Saya dan suami tidak pernah merasa menjual tanah. Bahkan sama sekali tidak pernah ketemu dengan Haji Konsul," ujarnya.
Mbah Saripah berharap kepada Presiden Joko Widodo dan pihak Pemerintah Kabupaten Tuban agar turun tangan mengusut tuntas terbitnya SHM yang dipegang oleh pihak penggugat.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.